Bangga! Tiga Mahasiswa Berprestasi Politeknik ATMI Surakarta Peraih Beasiswa PMS Diwisuda, Ada yang Sabet Penghargaan

oleh
PMS
Tiga mahasiswa Politeknik ATMI Surakarta peraih beasiswa PMS, Stevanus Dicky Dwi Prasetyo (kiri), Ludovikus Reno Raharjo (tengah) dan Devano Fajar Hermawan (kanan) usai prosesi wisuda, Sabtu (13/9/2025) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Tiga mahasiswa Politeknik ATMI Surakarta peraih beasiswa Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS) diwisuda, Sabtu (13/9/2025) di De Tjolomadoe.

Tiga mahasiswa itu ialah Stevanus Dicky Dwi Prasetyo (Teknik Mesin Industri), Devano Fajar Hermawan (Teknik Mesin Industri) dan Ludovikus Reno Raharjo (Teknik Perancangan Mekanik dan Mesin).

Anggota Bidang Pendidikan, Kesinian dan Peranan Wanita (Bidang V PM), Jenny Hartantio mengatakan setiap tahunnya PMS memberikan beasiswa kepada 12 mahasiswa di tiga perguruan tinggi di Kota Solo.

Tujuannya mulia, PMS sebagai organisasi sosial kemasyarakatan yang juga bergerak di bidang pendidikan ingin memberikan sumbangsih melalui pemberian beasiswa bagi mahasiswa yang berprestasi.

“Kami ingin mahasiswa yang berprestasi bisa belajar dengan baik tanpa terganggu oleh hal-hal seperti biaya kuliah. Sehingga mereka bisa tenang untuk belajar, itu tujuan kami,” ujarnya saat ditemui di sela-sela prosesi wisuda.

Adapun syarat untuk mendapatkan beasiswa ini ialah memiliki nilai IPK yang mencukupi, tercatat sebagai mahasiswa S1, D3 dan D4, berada di semester minimal semeseter dua serta tidak terikat dengan program beasisw lain.

“Kami berharap para mahasiswa ini bisa belajar sungguh-sungguh. Tidak hanya akademis, tapi juga secara karakter. Harapannya setelah menyelesaikan pendidikannya, mereka bisa mempunyai kehidupan yang lebih baik lagi. Sehingga itu nanti efeknya seperti bola salju, mereka akan membawa kehidupan yang lebih baik lagi bagi keluarga dan adik-adik kelasnya,” tuturnya.

Salah satu penerima beasiswa, Ludovikus Reno Raharjo merasa bersyukur dengan adanya beasiswa PMS. Baginya beasiswa ini memiliki peran besar untuknya menyelesaikan pendidikan di Politeknik ATMI Surakarta.

“Dengan beasiswa ini dapat meringankan biaya untuk kuliah saya. Sehingga saya tidak terbebani untuk finansial dan saya semangat untuk belajar,” ujar Reno, sapaan akrabnya sehari-hari.

Dalam wisuda tersebut, Reno meraih 4C Awards dari Politeknik ATMI Surakarta. Awards ini diberikan bagi mahasiswa yang menerapkan nilai-nilai karakter ATMI, yakni Competence (Kompetensi), Conscience (Hati Nurani/Moral), Compassion (Kasih Sayang) dan Commitment (Komitmen). 

Reno berpesan bagi mahasiswa penerima beasiswa PMS agar memanfaatkan beasiswa ini dengan baik. Serta dapat memicu semangat belajar dan berprestasi di perguruan tinggi yang dianyam.

 

Kabar bahagianya, Reno telah diterima kerja di salah satu PT di Jakarta Timur.

“Setelah lulus ini saya akan berangkat ke Jakarta dan mulai bekerja Senin. Saya berterima kasih sekali untuk organisasi PMS atas bantuan beasiswanya. Harapan saya semoga nanti PMS dapat menjadi saluran berkat bagi mahasiswa  juga masyarakat,” tukasnya.