SUKOHARJO, MettaNEWS – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen atau akrab disapa Gus Yasin, menghadiri Maulid Al-Barzanji Jamuri (Jamaah Putri) Estafet 30 Hari Putaran ke-9 yang digelar di Graha Setyowati, Gentan, Baki, Sukoharjo, Selasa (2/9/2025). Acara ini diprakarsai Yayasan Sedulur Sehati Saklawase Eva Yuliana Center.
Dalam tausiyahnya, Gus Yasin menegaskan bahwa peringatan Maulid bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk menyalurkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW.
“Refleksi untuk meluapkan, mengungkapkan rasa mahabbah kepada Nabi Muhammad sehingga semua permasalahan itu hilang. Dengan membaca Maulid kita mengingat sifat-sifat Rasul, terutama sifat kasih sayang,” tuturnya.
Ia mengingatkan bahwa sifat Nabi Muhammad SAW yang penuh kasih sayang (rahmah) harus menjadi teladan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, meskipun perbedaan pendapat dan tuntutan masyarakat tak bisa dihindari, semuanya harus dijawab dengan solusi yang baik, bukan dengan kekerasan.
“Sehingga permasalahan harus diselesaikan dengan cara-cara yang baik, tidak boleh dengan kekerasan, penjarahan, dan sebagainya,” tegas Gus Yasin.
Pesan ini dinilai relevan dengan situasi Indonesia yang tengah menghadapi dinamika sosial dan politik. Ia berharap masyarakat bisa meneladani akhlak Rasulullah dalam menjaga persatuan, tidak terpecah hanya karena perbedaan.
Sementara itu, Eva Yuliana, selaku tuan rumah kegiatan, menyampaikan bahwa tradisi salawat tidak hanya menjadi ritual keagamaan, tetapi juga sarana memperkuat kebersamaan.
“Dengan salawat kita terikat dalam persaudaraan. Ini bukan hanya ibadah, tapi juga energi untuk memperkuat hubungan kita dengan Allah sekaligus sesama,” ujarnya.
Gelaran Maulid Al-Barzanji Jamuri yang rutin dilaksanakan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguatan spiritualitas umat. Melalui tradisi tersebut, nilai kasih sayang dan persaudaraan yang diajarkan Rasulullah diharapkan semakin hidup dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.








