Tim SMP Muhammadiyah PK Sabet Juara 1 Lomba Cerdas Cermat Museum se-Kota Surakarta

oleh
oleh
Danish Muhammad Hanafi, Nasywa Malya Claresta, dan Fatiha Naimada Syarafana murid SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta raih juara 1 Lomba Cerdas Cermat Museum (LCCM) tingkat Kota Surakarta | MettaNEWS / Puspita

SOLO, MettaNEWS — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa-siswi SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta. Dalam ajang Lomba Cerdas Cermat Museum (LCCM) tingkat Kota Surakarta yang digelar di Museum Radya Pustaka, Senin (28/7/2025), tim LCC sekolah ini sukses meraih Juara 1, mengungguli empat finalis lain dari sekolah-sekolah ternama di Kota Bengawan.

Tiga siswa yang tergabung dalam tim tersebut adalah Danish Muhammad Hanafi, Nasywa Malya Claresta, dan Fatiha Naimada Syarafana. Mereka tampil gemilang dan berhasil mengalahkan tim dari SMP Negeri 1 Surakarta, SMP Negeri 7 Surakarta, SMP Al Muayyad, dan SMP Kristen Kalam Kudus Surakarta. Atas capaian tersebut, tim berhak membawa pulang trofi dan uang pembinaan senilai Rp2 juta. Kepala SMP Muhammadiyah PK, Muhdiyatmoko, mengapresiasi capaian timnya.

“Selamat atas prestasi yang membanggakan ini. Hasil final lomba ini merupakan pembuktian kompetensi dan hasil belajar para siswa. Semoga di tingkat Provinsi Jawa Tengah nanti juga kembali sukses,” ucapnya penuh harap.

Salah satu anggota tim, Danish Muhammad Hanafi, mengungkapkan bahwa suasana lomba berlangsung menegangkan, terutama pada sesi soal rebutan.

“Pada sesi terakhir, kami berhasil menambah 100 poin dan mengunci kemenangan dengan total skor 1.150. Itu membuat kami menyalip posisi SMP N 7 Solo,” ungkapnya.

Penilaian dalam lomba dilakukan melalui tiga sesi pertanyaan: soal wajib (10 soal), lempar jawab (25 soal), dan rebutan (10 soal). Strategi tim SMP Muhammadiyah PK, menurut Danish, adalah fokus menjawab soal yang mereka yakin benar.

“Kalau salah, bisa dikurangi 50 poin. Jadi kami benar-benar selektif,” jelasnya.

Danish yang bercita-cita menjadi ahli tata kota itu juga menyampaikan bahwa timnya mempersiapkan diri dengan serius. Mereka membaca buku sejarah, mempelajari materi IPS, hingga latihan soal intensif. Materi lomba sendiri meliputi 40% tentang museum, 30% kebudayaan Indonesia, dan 30% sejarah nasional.

Sebelum masuk final, tim ini terlebih dulu menyingkirkan 47 sekolah lain dalam babak penyisihan yang digelar di Graha Wisata Niaga pada Kamis (24/7/2025).

Menambah kebanggaan, Danish juga meraih Juara 2 Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Kota Surakarta dan akan mewakili Solo dalam ajang OSN tingkat Provinsi Jawa Tengah.