KARANGANYAR, MettaNEWS — Seruan damai dan harapan persatuan bergema dari ketinggian 3.265 meter di atas permukaan laut, tepatnya di Puncak Hargo Dumilah, Gunung Lawu.
Dalam kegiatan bertajuk Pendakian Lawu Ceria 2025, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Surakarta bersama tim pendaki TVRI menyerukan pesan kuat: PWI harus kembali bersatu dan berjaya.
Sebanyak 23 pendaki yang terdiri dari anggota PWI Surakarta, TVRI Jawa Tengah, dan TVRI Jawa Timur, memulai pendakian dari Gerbang Cemoro Sewu, Magetan, Jawa Timur.
Perjalanan melelahkan menuju puncak tak hanya sebagai bentuk kegiatan olahraga dan rekreasi alam, tapi juga membawa misi mulia: menyerukan perdamaian di tengah dualisme kepengurusan yang membayangi PWI secara nasional.
Setibanya di puncak, para peserta membentangkan spanduk bertuliskan “Salam Damai dari Puncak Lawu. Merindu PWI Menyatu. Bersatu Kita Utuh, Bercerai Kita Runtuh.” Momen itu menjadi simbol kuat bahwa perjuangan menyatukan PWI harus dilandasi ketulusan, kekompakan, dan semangat pantang menyerah.
Ketua PWI Surakarta, Anas Syahirul, menyatakan bahwa pendakian ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi PWI yang tengah terpecah akibat konflik kepengurusan.
“Ini bukan sekadar pendakian. Di puncak Lawu kami berdoa agar PWI kembali bersatu. Seruan ini kami tujukan untuk semua pihak agar menghentikan perseteruan demi masa depan organisasi,” tegasnya.
Menurut Anas, dualisme yang terjadi di tubuh PWI Pusat berdampak serius pada kelangsungan organisasi di daerah. Aktivitas penting seperti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) terhenti, dan hubungan antaranggota menjadi renggang.
“Dewan Pers bahkan melarang PWI menggelar UKW sampai persoalan internal diselesaikan. Ini pukulan berat bagi kami di daerah,” tambahnya.
Mantan Anggota Dewan Pers sekaligus Ketua Dewan Pengawas TVRI, Agus Sudibyo, yang turut serta dalam pendakian, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif PWI Surakarta.
“Salut untuk PWI Surakarta yang konsisten mengampanyekan perdamaian. Seruan dari puncak Lawu bukan sembarang seruan—ia datang dengan perjuangan nyata. Ini semoga jadi energi untuk kita semua,” ujarnya.
PWI Surakarta juga mengapresiasi upaya mediasi yang telah dilakukan berbagai pihak, termasuk Wamenkominfo, Menkumham, dan tokoh-tokoh internal PWI.
Pendakian ini menjadi salah satu cara untuk terus menjaga semangat menuju Kongres Persatuan yang diharapkan bisa menjadi titik balik rekonsiliasi nasional organisasi wartawan tertua di Indonesia itu.







