YOGYAKARTA, MettaNEWS — Selama semester I tahun 2025, jumlah pengguna Commuter Line di Wilayah 6 Yogyakarta ini mencapai 4.961.139 orang, meningkat 17 persen dibanding periode yang sama tahun 2024 yang mencatat 4.240.316 pengguna.
Peningkatan ini didorong oleh dua layanan utama, yakni Commuter Line Yogyakarta–Palur yang melayani 4.413.690 pengguna (naik 17,25 persen) dan Commuter Line Prameks dengan 547.449 pengguna (naik 15 persen).
“Pertumbuhan ini mencerminkan Commuter Line sebagai pilihan utama transportasi masyarakat, terutama di wilayah Yogyakarta dan Solo, serta para wisatawan dari luar daerah,” ujar Vice President Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus, Selasa (8/7/2025).
Stasiun Yogyakarta tercatat sebagai titik keberangkatan tertinggi, dengan rata-rata 7.117 pengguna per hari kerja dan 9.298 pengguna di akhir pekan. Volume kedatangan juga tinggi, yakni 6.017 orang per hari kerja dan 8.913 orang saat akhir pekan.
Stasiun lain seperti Solo Balapan dan Kutoarjo juga mencatat angka signifikan. Di Solo Balapan, pengguna yang naik mencapai 2.361 orang per hari kerja, sementara di Kutoarjo, Commuter Line Prameks mencatat 1.096 pengguna harian yang naik dari stasiun tersebut.
Joni menambahkan bahwa peningkatan volume ini juga didukung oleh penambahan fasilitas layanan. KAI Commuter telah memperluas ruang tunggu di Stasiun Yogyakarta serta menambah musala dan toilet di sejumlah stasiun Commuter Line.
“Selain aman dan nyaman, tarif Commuter Line sangat terjangkau, serta mampu mengurangi kemacetan dan polusi udara. Kami juga terus mendorong integrasi dengan moda transportasi lainnya demi kemudahan mobilitas masyarakat,” jelasnya.
KAI Commuter menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menjadikan Commuter Line sebagai bagian dari gaya hidup transportasi harian mereka. Dengan visi menjadi pengelola transportasi perkotaan terbaik di Indonesia, KAI Commuter berkomitmen terus meningkatkan mutu layanan secara berkelanjutan.







