Festival Literasi Nasional 2022, Bersama Nyalanesia Lahirkan Penyala Generasi Emas Indonesia

oleh
Konferensi pers Founder Nyalanesia, Lenang Manggala (tengah), Project Mnager FLN 2022, Raditya Pramono (kanan), Raya Creative Mitra Penyelenggara FLN 2022, Naim Rizal (kiri), Senin (21/3/2022) di Loji Gandrung | Metta News / Adinda Wardani

SOLO, Metta NEWS – Nyalanesia menggelar Festival Literasi Nasional 2022 (FLN 2022) yang merupakan puncak pertemuan, pembelajaran, perayaan dan penganugerahaan karya literasi sekolah, guru dan siswa Indonesia, Senin (21/3/2022) di Loji Gandrung. Melalui acara ini, Nyalanesia ingin menciptakan ruang pertemuan pegiat literasi dan pendidikan di seluruh Indonesia untuk berbagi inspirasi dan suka cita bersama.

Ketua Pelaksana Festival Literasi Nasional 2022 Antonius Raditya Pramono mengungkapkan, Puncak Acara Festival Literasi Nasional 2022 akan diselenggarakan secara daring pada Rabu, (23/3/2022) mendatang. Terdapat dua rangkaian acara utama yaitu, NyalaTalks dan Malam Penghargaan dengan tema Para Penyala Generasi Emas Indonesia. 

Menciptakan diskusi yang penting nan seru, Nyalanesia mengundang dua keynote speakers inspiratif yaitu Henry Manampiring (Penulis Buku Filosofi Teras) dan Helmy Yahya (Public Figur sekaligus entrepreneur).  Melalui FLN 2022, Nyalanesia memberikan apresiasi nyata untuk mendorong kreativitas yang diperlukan generasi mendatang.

“Karya dari kreativitas terbaik generasi muda Indonesia akan terus bermunculan setiap tahunnya. Program Nyalanesia menjadi wadah untuk mengaktualisasikan perwujudan apresiasi atas aneka karya kreatif melalui Festival Literasi Nasional. Nyalanesia percaya kreativitas akan terus berkembang dan matang seiring dengan kemajuan zaman dan lingkungan di sekitar kita,” ujar Antonius Raditya Pramono, Senin (21/03/2022) di Loji Gandrung.

Sementara itu, Lenang Manggala, Founder Nyalanesia menuturkan penyelenggaran FLN 2022 akan ditayangkan di berbagai media sosial termasuk channel YouTube Gibran TV dengan serangkaian acara penampilan karya cerita, tulisan maupun audio visual, peluncuran ratusan buku dan pengumuman juara Para Pengkarya. 

Lenang mengungkapkan, pada tahun 2022 Nyalanesia menjadi startup yang membantu Pemerintah Kota Solo untuk menghadirkan anak-anak dari 34 Provinsi di Indonesia dan mengumpulkan karya terbaiknya untuk kemudian dilahirkan menjadi pengkarya.

Aneka kolaborasi tercipta atas kesamaan visi Kota Solo dalam mewujudkan wacana “Kota Solo Literasi Dunia.” Sebagai aksi nyata, bersama Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Surakarta, Nyalanesia mampu menyelenggarakan konvoi bemo dan mobil pustaka pada bulan lalu di Solo.

“Tercatat ada 162.118 karya tulis guru dan siswa yang berhasil kami terbitkan. Orang-orang nanti akan tahu bahwa di Solo tidak hanya memiliki bangunan mewah maupun bangunan monumental, tetapi memiliki startup yang dapat mendorong anak-anak tidak hanya menjadi penulis semata tetapi juga sebagai pengkarya,” pungkasnya.