BOYOLALI, MettaNEWS — Konser musik OM Lorenza digelar di desa Sawahan Kecamatan Ngemplak, Boyolali, Minggu (1/6/2025), bukan hanya menghadirkan hiburan gratis bagi masyarakat, tetapi juga menjadi pemicu geliat ekonomi lokal, khususnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Inisiator kegiatan, Rio Nur Disnanto, menjelaskan bahwa tujuan utama dari acara ini adalah mendorong pertumbuhan ekonomi warga melalui pemberdayaan UMKM sekitar.
“Dari kegiatan ini, kami ingin warga sekitar ikut merasakan dampaknya. Jadi, konser ini bukan sekadar hiburan, tapi juga cara agar UMKM, terutama kuliner, bisa bergerak dan dikenal,” ujar Rio.
Rio menambahkan, sekitar 20 pelaku UMKM kuliner dari kalangan warga lokal turut dilibatkan dalam acara ini.

Rio berharap event ini dapat menginspirasi wilayah dan kelurahan lain untuk ikut menggeliatkan ekonomi melalui kegiatan swadaya serupa.
“Saya ingin wilayah lain juga terdorong melakukan hal yang sama. Ini juga bagian dari upaya agar masyarakat bisa terus bergerak secara mandiri dan produktif di bidang ekonkmi,” katanya.
Meski gratis untuk umum, penonton hanya dikenai biaya parkir, sehingga tetap terjangkau bagi semua kalangan.
“Saya minta izin langsung ke Pak Camat dan Pak Lurah. Alhamdulillah, semua mendukung. Semoga ini bukan yang terakhir. Ke depan, saya ingin mengundang artis lain, mohon doanya semoga bisa terealisasi,” kata Rio.
Camat Ngemplak, Ari Wahyu Prabowo, menyambut baik kegiatan ini dan memberikan apresiasi atas inisiatif pengungkit ekonomi warga ini. Menurutnya, acara seperti ini membawa dampak positif yang nyata bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, hari ini luar biasa. Bukan sekadar hiburan, tapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar. Harapan kami, kegiatan ini bisa menjadi pionir bagi wilayah lain untuk melakukan hal serupa,” ungkap Ari.
Ia menekankan pentingnya perputaran ekonomi lokal sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Kecamatan Ngemplak, lanjutnya, siap mendukung kegiatan berbasis UMKM, termasuk melalui fasilitasi perizinan secara gratis.
“Kami bantu mulai dari perizinan OSS, PIRT, hingga sertifikasi halal dari MUI. Bahkan, beberapa waktu lalu kami juga menggandeng OPD terkait untuk pelatihan pengemasan produk dan pemasaran online melalui marketplace,” jelasnya.
Dengan dorongan dan kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah ini, Ari berharap UMKM di Ngemplak terus tumbuh dan berdaya saing.
“Semoga ini bukan acara satu kali, tapi berkelanjutan. Kami ingin Ngemplak jadi wilayah yang produktif dan mandiri,” pungkasnya.
Acara ini diharapkan menjadi langkah awal membangun ekosistem ekonomi berbasis komunitas yang inklusif dan mandiri, sekaligus mengangkat potensi lokal di mata masyarakat luas.
Salah satu sponsor, BNI Kantor Cabang Solo, mendukung gerakan ekonomi rakyat ini.
“Ini sejalan dengan visi misi BNI untuk lebih mensuport UMKM. Sekaligus kami sosiaslisasi digitalisasi untuk mensuport transaksi UMKM,” imbuh Kepala BNI Cabang Solo Yudi Darmawan Setyanto.









