700 Kasus Narkotika, Kota Solo Harus Waspada

oleh
Ilustrasi | Getty images

SOLO, MettaNEWS – penggunaan Narkotika masih menjadi masalah yang harus diberantas oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) kota Solo, pasalnya dari data ungkap kasus 2021 terdapat sekitar 700 kasus pengunaan narkoba di wilayah kota Solo.

Kepala BNN kota Solo, Kombes Pol Ari Kurniawansyah Warsa setelah pembukaan acara Kampanye mural, Jumat (18/3/2022) menjelaskan, sekitar 700 kasus di 2021 tersebut sekitar 30% hingga 33% adalah anak remaja.

“Untuk tahun 2022 sampai bulan Februari 2022 saja terdapat sebanyak 40 kasus di wilayah Solo, rata-rata sabu hampir 90%,” ujarnya

Ari juga menjelaskan kelompok umur yang dikategorikan rata-rata berusia 16 hingga 60 tahun dengan alasan yang dikonfirmasi dari pengunaan Narkotika sebagian besar adalah coba-coba.

Wakil Walikota Solo, Teguh Prakosa setelah pembukaan acara Kampanye mural, Jumat (18/3/2022) menjelaskan, untuk pengedaran narkoba kota Solo sudah berada di warna Kuning dan harus menjadi perhatian.

” Wilayah Solo Harus perhatian, sudah warna kuning, dibandingkan dari Semarang, Surabaya atau DKI Jakarta, kita masih taraf yang belum membahayakan sekali, tapi harus di atasi,” jelasnya.

Teguh juga menjelaskan penanganan ini harus segera dilakukan terutama yang preventif atau mencegah, BNN dan pemkot akan merangkul semua lapisan masyarakat untuk turut bekerja bersama memberantas Narkotika, jika sudah masuk ke ranah tindakan maka serahkan ke polres.

“Sasaran yang paling mudah terjangkit adalah Remaja, tahun ajaran baru, saya akan program dengan BNN dan Polresta untuk sosialisasi Narkotika, kenyamanan, keamanan, intoleransi akan kita masukan dalam 1 sosialisasi semua,” pungkasnya.