Jumlah Pengunjung Museum Keraton Surakarta Membludak di Libur Lebaran, Jam Operasional Ditambah

oleh
museum keraton surakarta
Pengunjung museum Keraton Surakarta membludak saat libur Lebaran 2025 | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Museum Keraton Surakarta miliki daya tarik tersendiri bagi para wisatawan luar daerah. Di libur Lebaran kali ini, jumlah wisatawan yang berkunjung tembus hingga 8.650 orang. Meningkat sembilan kali lipat jika dibandingkan hari biasa.

Supervisor (SPV) Museum Keraton Surakarta, Kanjeng Raden Mas Rio Panji Listyo Pujokusumo membeberkan kunjungan wisatawan naik per 1 April atau Lebaran hari kedua. Tertinggi jumlah pengunjung tembus di angka 1.900 pada hari ketiga Lebaran.

“Lebaran pertama kita libur satu hari, jumlah pengunjung domestik di hari kedua Lebaran 900, tanggal 2 1.500. Puncaknya di tanggal 3 1.900, tanggal 4 sedikit turun 1.200, tanggal 5 1.600, tanggal 6 turun lagi 1.000, tanggal 7 hari Minggu kemarin turun 550. Dibandingkan hari biasa pengunjung sekitar 200,” terangnya.

Harga tiket museum tidak mengalami kenaikan. Di hari biasa, libur nasional seperti Natal dan Tahun Baru, Idul Fitri, Idul Adha maupun libur kenaikan kelas, harga tiket tetap flat yakni untuk domestik Rp35.000, pelajar Rp25.000 dan wisatawan asing Rp60.000.

“Tiket masuk sudah termasuk jasa pemandu wisata tidak perlu memberi tip lagi. Kecuali inisiatif sendiri memberi apresiasi kepada pemandu, tapi tidak diperbolehkan meminta,” jelasnya.

Kebanyakan wistawan berasal dari Jakarta dan Jawa Barat. Mereka datang bersama keluarga. Tidak ada penambahan pemandu wisata saat kunjungan musem meningkat. Namun lantaran banyaknya wisatawan yang antusias berkunjung, jam operasional museum ditambah.

“Biasanya buka Senin-Kamis buka jam 09.00-14.00, Jumat kita libur, Sabtu Minggu 09.00-16.00. Tapi kalau pas momen libur kenaikan kelas Nataru Idul Fitri jam operasional kita tambah, jam 16.00 terus. Kemarin ramai-ramainya pengunjung jam 11.00 dan 14.00,” tukasnya.

museum keraton surakarta
Museum Keraton Surakarta banyak dikunjungi saat libur Lebaran 2025 | MettaNEWS / Adinda Wardani

Budayawan sekaligus kerabat keraton, Kanjeng Nuky Mahendranata Adiningrat mengungkapkan antusias wisatawan berkunjung ke museum sangat tinggi di libur Lebaran tahun ini.

“Bahkan Kunjungan di Keraton Surakarta saking antusiasnya melebihi jam buka dan tutup. Museum keraton kan tutup jam 16.00 tapi hingga jam 19.00-20.00 malam wisatawan masih ada,” ujarnya.

Terpantau para wisatawan terus berdatangan hingga malam hari pukul 21.00 WIB. Sedangkan jam operasional museum tutup pukul 16.00 WIB.

“Mereka terpaksa hanya bisa berfoto di Kamandungan depan dan di sekitar pelataran Kamandungan. Sampai malam hari jam 21.00 banyak wisatawan yang berdatangan, mereka ingin berfoto di depan Keraton Surakarta,” terangnya.

Tingginya tingkat kunjungan kali ini disebabkan massa libur Lebaran yang lebih panjang jika dibandingkan sebelumnya. Terlebih di Keraton Surakarta banyak diselenggarakan acara seperti upacara adat, grebeg sehingga para wisatawan tertarik untuk datang.

“Saat ini keraton sudah membuka kran-kran titik lokasi baru seperti taman yang sudah dibuka kembali. Masyarakat bisa semakin mendapatkan tambahan titik wisata kuliner di alun-alun selatan dan utara yang sudah selesai direvitalisasi oleh pemerintah,” terangnya.

Salah satu pengunjung asal Jakarta, Melan (29) mengaku begitu antusias datang ke museum Keraton Surakarta. Ia miliki kesan tersendiri terhadap wisata bersejarah yang satu ini.

“Tempat bersejarah adem walau di luar panas tapi di dalam adem. Ada benda-benda yang bersejarah dan penuh makna, ada silsilah raja juga. Auranya positif banget, menghabiskan waktu satu jam keliling di museum. Ini baru pertama kali ke sini, alasannya pengin lihat sejarah masa lalu,” kata Melan.