SOLO, MettaNEWS – Tim Tanggap Bencana PMI Solo dirikan Dapur Umum dan melakukan assasment pada warga korban banjir di Kelurahan Banjarsari dan Sambirejo, Kamis (3/4/2025).
Plh Ketua PMI Kota Surakarta Sumartono Hadinoto langsung memberikan instruksi kepada Tim Tanggap Bencana PMI Solo untuk melakukan assesment di lokasi.
“Kamis malam (3/4/2025) kami mendapat laporan adanya banjir di Kadipiro dan Sambirejo. Saat ini tim tanggap bencana sudah berada di lokasi untuk melakukan assesment terlebih dahulu,” ungkap Martono.
PMI Solo mengirimkan 7 personel untuk melakukan assesment di Kelurahan Kadipiro dan Kelurahan Sambirejo.
Wanto Kepala Bagian Pelayanan Sosial menuturkan hasil assesment yang ia dan tim lakukan yakni bantuan logistik, baby kit dan layanan kesehatan.
Merespons kebutuhan tersebut, Tim Tanggap Bencana PMI Kota Surakarta langsung mengirimkan bantuan logistik berupa beras 25kg, mie instan 1 dus, gula pasir 1 kg, teh tabur 1 pres, minyak goreng 4 liter dan baby kit 10 pcs.
Ditemui di lokasi, Jumadi selaku Kepala Seksi Tanggap Bencana PMI Solo menjelaskan jumlah total KK yang terdampak.
“Di Kadipiro ada 145 KK, yang paling parah ada di RT 02 RW 16. Kalau di Sambirejo ada 325 KK.” tutur Jumadi.
Hingga berita ini diturunkan, Jumat (4/4/2025) Tim Tanggap Bencana PMI Solo masih terus kirimkan bantuan bagi warga yang terdampak.
Tim Tanggap Bencana PMI Solo bersama SIBAT dan masyarakat setempat juga telah mendirikan DU (Dapur Umum) di SD Sambirejo.
Kepala Markas PMI Kota Surakarta Riki Mirzam berikan instruksi untuk mengirimkan logistik berupa beras 100kg, telur 10kg, ayam 10kg, sayur mayur, bumbu masakan, karbol 325 pcs, sabun cuci 325 pcs.
“Saya mendapat laporan dan langsung meninjau ke lokasi terkait kebutuhan masyarakat. Jadi kami (PMI Solo) mengirimkan bantuan logistik dan higiene kit untuk 325 KK di Kelurahan Sambirejo yang terdampak banjir,” terangnya.
Suwarni salah satu warga Sambirejo yang kami temui di lokasi bencana menutukan bahwa semalam ada beberapa warga yang mengungsi, namun saat ini mereka sudah kembali ke rumah masing – masing untuk bersih – bersih.
“Semalam ada banyak yang ngungsi di SD Sambirejo. Sekarang sudah kembali ke rumah untuk bersih – bersih. Namun, aktivitas warga belum kembali pulih sepenuhnya. Jadi untuk kebutuhan makan dan minum masih mengandalkan DU dari PMI Solo,” kata Suwarni.
Saat ini tim tanggap bencana PMI Solo masih berada di lokasi untuk kirimkan bantuan logistik serta berikan layanan kesehatan bagi 325 KK yang terdampak.








