SOLO, MettaNEWS – Untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangaku selama Ramadan, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di tiga lokasi yakni Pasar Kliwon, Banjarsari dan Jebres.
Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani mengatakan pihaknya memastikan setiap warga, terutama mereka yang berpenghasilan rendah dapat memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga yang stabil melalui GPM ini.
“Dengan GPM ini harapan kami masyarakat bisa menerima manfaat bisa juga merasakan harga sembako pada Ramadan dan jelang Idul Fitri tidak ada lonjakan harga yang signifikan ,” ujar Astrid.
GPM tersebut menyediakan beras jenis medium sebanyak 2 ton yang di jual Rp 60 ribu per kemasan 5 kg, minyak goreng 500 liter dengan harga mulai Rp 15.700 per liter, gula pasir 1 ton Rp 17 ribu per kilo, telur ayam sebanyak 500 kg dengan harga 26.000 per kilogram dan daging ayam seharga Rp 34 ribu per kilogram, lombok rawit Rp8.000/ons, cabai keriting Rp4.000/ons serta bawang putih dan bawang merah Rp10.000/250 gram.
Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Peternakan Kota Solo, Eko Nugroho Isbandijarso, mengatakan program GPM ini didanai oleh APBD dengan menggandeng Bulog, RNI, Prima Food, PPI, Kelompok Wanita Tani, Pinsar dan Kios pangan.
Adapun pasokan sembako dalam program ini telah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan diharapkan bisa membantu masyarakat dalam menghadapi lonjakan harga pangan selama Ramadan.
“Untuk harga di bawah pasar semua ya, jadi program ini bisa membantu warga mendapatkan bahan kebutuhan pangan. Gerakan pangan murah ini nantinya akan di gelar pada tanggal 13 Maret 2025 di Kecamatan banjarsari dan 20 Maret 2025 di taman jaya Wijaya,Mojosongo,Solo,” kata Eko.








