Amanah dan Tertib Laporan, Baznas Surakarta Gelar UPZ Masjid Award 2024

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surakarta untuk pertama kalinya menggelar UPZ Masjid Award di Loji Gandrung, Solo, Kamis (21/11/2024).

Ketua Baznas Surakarta Muhammad Qoyim menyampaikan acara ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid yang telah menunjukkan kinerja terbaik dalam mengelola dan menyalurkan zakat.

Qoyim menyebut penghargaan diberikan kepada 9 UPZ Masjid yang berhasil memberikan laporan terbaik, tepat waktu, dan sesuai dengan template Baznas.

“Kegiatan ini adalah yang pertama sejak kami dilantik. Tujuannya adalah untuk memberi motivasi bagi mereka yang sudah bekerja dengan baik. Serta mendorong yang lain untuk lebih tertib dan disiplin dalam mengelola zakat,” ungkap Qoyim.

Penghargaan ini lanjut Qoyim diharapkan dapat memotivasi lembaga-lembaga lainnya untuk menjaga dan meningkatkan kualitas pengumpulan zakat mereka.

“Meskipun demikian, kami berharap agar lebih banyak lagi masjid dan lembaga amil zakat yang dapat mematuhi standar laporan yang baik,” terang Qoyim.

Sembilan UPZ di Kota Solo yang berhasil meraih UPZ Award 2024 yakni Masjid Sukriya Atmaja JIH meraih kategori Konsistensi Laporan, Pengumpulan Terbanyak, dan Kepatuhan Standar.

Empat UPZ yang meraih kategori Konsistensi Laporan dan Kepatuhan Standar, yakni, Masjid Jami’ Al badar, Masjid Asy Syifa, Masjid Al Ilyas, dan Masjid Nur Alfiyah. Lalu tiga UPZ yang meraih kategori Kepatuhan Standar, yaitu, Masjid Baiturohman Purwodiningratan, Masjid Al Mahmudah, dan Masjid At-Taqwa. Satu UPZ yang meraih kategori Konsistensi Laporan adalah Masjid Baabul ‘Ilmi.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta Ahmad Ulin Nur mengapresiasi pencapaian Baznas Surakarta yang melebihi target.

“Kementerian Agama sangat mendukung dan terima kasih baik itu kepada Pemkot Surakarta yang telah memberikan dukungan yang sangat bagus sekali dari sisi kebijakannya dari sisi fasilitasinya. Kepada Baznas selaku badan yang memang dibentuk oleh pemerintah untuk mengelola dana zakat infaq dan shodaqoh dari masyarakat yang ada di Indonesia. Jadi kami yang berfungsi sebagai regulator, fasilitator dan motivator sangat terima kasih,” tuturnya.

Menurut Ulin dengan adanya UPZ itu memberikan tempat jaminan aman bagi masyarakat untuk mereka menyalurkan zakat.

“Aman regulasi karena mereka menyalurkan kepada UPZ yang sudah mendapatkan SK dari Baznas, aman dari sisi Syariah karena kalau mereka itu menyetorkan zakat yang melalui Baznas itu melaksanakan pengumpulannya melaksanakan penyalurannya dana zakat infaq shodaqoh itu sesuai dengan ketentuan syariat. Kemudian aman manajemen sebab uang yang disalurkan melalui UPZ akan tercatat secara rapi dan itu telah tercatat secara rapi dilaporkan ke Baznas,” bebernya.

Sementara itu, Penjabat Walikota Surakarta Dhoni Widianto menyampaikan terima kasih atas komitmen ASN dalam mengumpulkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga yang sah dan transparan, seperti Baznas.

Menurutnya, upaya ini sangat penting untuk memastikan bahwa dana zakat yang terkumpul dapat disalurkan dengan tepat guna untuk kepentingan masyarakat Surakarta.

“Sebagian besar ASN di Surakarta telah berpartisipasi dalam pengumpulan zakat, dan kami terus mendorong agar jumlah ini bisa meningkat lebih lanjut. Kami percaya, dengan tata kelola yang transparan, zakat yang terkumpul akan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” pungkas Dhoni.