Jalur Pendakian Merbabu melalui Selo Dibuka Lagi Setelah Tutup Dua Tahun karena Pandemi

oleh
oleh

BOYOLALI, MettaNEWS  – Pendakian ke Puncak Gunung Merbabu (3.145 meter dpl) melalui Selo, Boyolali, dibuka kembali setelah ditutup 2 tahun karena pandemi Covid-19. Pembukaan jalur pendakian ini dimulai Sabtu (5/3/2022) lalu, dengan tetap menerapkan kuota dan persyaratan yang cukup ketat.

Kepala Tata Usaha Balai Taman Nasional Gunung Merbabu, Johan Setyawan dalam keterangan tertulisnya mengatakan, awal uji coba ini pihaknya menetapkan kuota 25 persen dari kapasitas maksimal 578 pendaki.

“Sebelum ini jalur Suwanting, Wekas dan Thekelan sudah lebih dulu dibuka. Semoga dengan dibukanya jalur Selo, bisa memuaskan para pendaki yang sudah lama bertanya-tanya kapan jalur Selo dibuka. Juga untuk masyarakat Selo agar bisa menikmati efek positif secara ekonomis,” paparnya.

Tentang syarat pendakian, Johan menyebut sama dengan pendakian dari jalur lain. Pendaki diminta mendaftar secara online www.tngunungmerbabu.org. Formulir digital itu mewajibkan calon pendaki mengisi sejumlah data termasuk Nomor KTP dan nomor telepon yang bisa dihubungi dalam keadaan darurat.

“Nanti kalau sudah berhasil mendaftar, akan diberikan kode booking. Tanpa kode booking, tidak akan bisa mendaki. Kami harus mengatur kuota dengan ketat, untuk keamanan pendaki dan kelestarian alam,” jelasnya.

Jalur pendakian Merbabu melalui Selo, termasuk jalur favorit yang disukai. Selain karena Selo mudah dijangkau dari Boyolali, kecantikan alam terutama padang sabana di jalur itu sering menjadi alasan pendaki memilih jalur tersebut.