Ngabuburit di Masjid Zayed, Ada Pertunjukkan Seni hingga Lomba Da’i Kecil

oleh
musim haji
Pengunjung Masjid Raya Sheikh Zayed Solo membludak saat musim haji 2023 | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Kebahagiaan dan kemeriahan Ramadan akan digelorakan di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo lewat acara Ngabuburit dan buka puasa bersama. Acara ini dapat diikuti Jemaah selepas salat Asar.

Jam 16.00 WIB para pengisi hiburan sudat akan siap di tenda-tenda buka puasa untuk menemani menunggu waktu Magrib. Setidaknya sudah ada 20 kelompok seni dari masyarakat, pondok pesantren, madrasah, dan sekolah yang tampil di acara Ngabuburit di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo.

Mulai dari Seni Hadrah, Seni Pertunjukan Silat, Seni Tari (dari kelompok Tuna Netra), Tari Saman, dan lain sebagainya. Hiburan Ngabuburit ini akan disiapkan di tiga tenda yakni tenda perempuan (sisi utara), tenda laki-laki (sisi timur) dan tenda keluarga (sisi selatan).

Jadi untuk keluarga yang datang bersama anak di bawah 10 tahun akan diarahkan ke tenda keluarga agar mereka bisa menikmati family time di masjid.

Di samping itu, juga ada lomba-lomba baik yang dilaksanakan secara online maupun langsung di masjid. Untuk acara online seperti Lomba Fotografi Masjid Nusantara Ramadan 2024 dan lomba foto kegiatan Ngabuburit di Masjid Zayed. Adapun yang offline adalah lomba Da’i Kecil dan lomba mewarnai. Total hadiah mencapai puluhan juta rupiah.

Disamping hiburan, masyarakat juga dapat menikmati taman yang ada di Masjid, salah satu landmark dari taman masjid adalah Bustanul Quran yaitu tanaman-tanaman yang ada dalam Al Quran dan hadis.

Terdapat 29 jenis tanaman yang sudah ditanam berikut papan penjelasan singkat jenis dan diskripsi singkat tanaman disertai link untuk membaca lebih lanjut di website resmi Masjid.

Puncak acara dari program ini adalah pada tanggal 30 Maret 2024, yaitu peringatan Nuzulul Qur’an dan Sheikh Zayed Humanitarian Day.

Semua lapisan masyarakat Solo dan sekitarnya diundang untuk acara Ngabuburit, baik itu mereka yang puasa atau tidak puasa, baik yang Muslim. Kegiatan ini sepenuhnya didukung dan melibatkan banyak pihak, yaitu Pemerintah Kota Surakata, Kemenag Kota Surakarta, Entitas dari Uni Emirat Arab (Hilal Ahmar Uni Emirat Arab dan Mohammed Bin Zayed Univeristy) dan swasta seperti seperti PT Sritex dan beberapa beberapa pihak lainnya.