SOLO, MettaNEWS – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo menggelar join survey pembangunan rel layang atau elevated rail di Simpang Joglo, Banjarsari, Kamis (30/11/2023).
Join survey dilakukan Dishub bersama Satlantas Polresta Solo dan kontraktor pelaksana proyek dengan melakukan pengecekan progres konstruksi fisik rangka jembatan dari aspek keselamatan dan keamanan bagi pengguna jalan.
Kepala Dishub Solo, Taufiq Muhammad mengatakan join survey dilakukan guna memastikan akses jalan yang akan dibuka kembali nyaman dilalui masyarakat.
Setelah rapat koordinasi dan join survey, diputuskan bahwa Simpang Joglo akan dibuka sementara pada Selasa (5/12/2023) malam. Pembukaan dilakukan setelah Simpang Joglo ditutup total selama empat bulan mulai 15 Juli-30 November 2023.
“Dibuka sementara karena project ini belum selesai. Ini dibuka dalam rangka menghadapi Nataru (Natal dan Tahun Baru-red) jadi masyarakat Solo dan sekitarnya tidak terdampak kemacetan,” ujar Tuafiq.
Saat open traffic sementara, Simpang Joglo hanya dikhususkan untuk kendaraan sumbu dua ke bawah seperti sedan, mobil SUV/MPV dengan total empat ban.
“Karena ini project belum selesai masih akan dilakukan pembatasan-pembatasan tidak semua kendaraan boleh masuk. Nanti yang boleh masuk kendaraan kecil dan angkutan barang sumbu 2 ke bawah,” terangnya.
Sedangkan untuk kendaraan sumbu empat ke atas tidak diizinkan untuk melalui Simpang Joglo. Ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan.
“Sekitar 8 meter masih ada pekerjaan kontruksi. Belum dilepas semua, nanti kalau kendaraan truk, tronton dibolehkan masuk takutnya malah ngunci di sini,” tambahnya.
Pengaturan manajamen rekayasa lalu lintas dilakukan dari Joglo ke arah utara, Purwodadi diberlakukan satu arah. Sedangkan dari arah utara masuk kota dibelokkan ke Jalan Bromo Raya
“Ini sama konsepnya dengan manajemen rekayasa lalu lintas ketika awal konstruksi dulu,” pungkasnya.
Pelaksana Utama Kontraktor Simpang Joglo, Dwi Sugiatmo mengatakan saat open traffic berlangsung, pembangunan rel ganda atau double track Simpang Joglo mulai Solo Balapan-Kadipiro-Kalioso terus berlanjut.
“Tetap pengerjaan kita lanjutkan sampai selesai. Tahapannya masih ada pengetesan-pengetesan gabungan posisinya di bawah nanti akan diproteksi untuk lintasannya untuk keamanan dan kenyamanan pengguna jalan,” ujar Dwi
Pembangunan elevated rail Simpang Joglo masuk proyek multiyears sejak 2022-2024. Sesuai kontrak, proyek ini akan rampung pada 5 Desember 2023.
“Untuk pengerjaan ini secara keseluruhan sudah melebihi dari 100 persen. Tapi secara kontrak hampir 84 persen,” kata dia.
Keberadaan elevated rail Simpang Joglo dapat mengurai kemacetan lalu lintas dan memperkuat konektivitas transportasi Solo,Jogja, Semarang dan sekitarnya.
Dalam waktu dekat, Kementerian Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bakal memulai pengerjaan pembangunan proyek underpass Joglo.








