SOLO, MettaNEWS – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akan menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Indonesia melawan Brunei Darussalam pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 di depan Balai Kota Solo, Kamis (12/10/2023).
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Solo, Rini Kusumandari memastikan pihaknya telah mengantongi izin untuk kegiatan nobar tersebut. Artinya tidak ada lagi permasalahan hak siar di nobar nanti malam yang rencananya akan dimulai pukul 18.30 – 21.30 WIB.
“Sekarang kan sudah biasa, untuk izin kami sudah berizin hak siar sudah diurus, ini sudah boleh menyiarkan,” kata Rini.
Pihaknya mengatakan untuk persiapan kegiatan tersebut sudah dirapatkan dengan Polresta Solo, Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP), Dinas Perhubungan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Bahkan ada sound system yang dianggarkan untuk meramaikan kegiatan nobar tersebut.
“Terus kami hubungi BNI katanya sudah siap untuk memfasilitasi videotron, sound system sudah kami anggarkan. Nanti masyarakat tinggal hadir,” ujarnya.
Pihaknya menghimbau masyarakat yang hadir untuk mematuhi ketentuan yang ada. Yakni tak boleh menyalakan flare, membawa senjata tajam dan tetap menjaga kebersihan.
“Kalau untuk yang hadir kemungkinan hampir sama kayak AFC kemarin, penuh. Himbauan tidak boleh konvoi setelah selesai pakai knalpot brong, tidak boleh pakai flare membawa senjata harus menjaga kebersihan nanti dari Polresta akan memberikan pengumuman untuk tetap menjaga kebersihan,” pungkasnya.
Sementara itu, Kabid lalu lintas kota Solo Ari Wibowo menjelaskan bahwa selama nobar tersebut akan dilakukan beberapa rekayasa lalu lintas. Pihaknya menjelaskan bahwa manajemen lalu lintas akan diberlakukan mulai pukul 18.30 – 21.30 WIB.
Berikut manajemen rekayasa lalu lintas selama nobar, Jalan Jenderal Sudirman Mulai dari Simpang Jensud sampai dengan Bundaran Pasar Gede Ronggowarsito akan di tutup. Kendaraan dari selatan wajib belok kiri di simpang Jenderal Sudirman (Bank Indonesia)
Selanjutnya, Simpang Widuran Kendaraan dilarang ke Selatan. Kendaraan dari Utara belok kiri ke jalan Juanda dan meneruskan melalui jalan kapten Mulyadi.
Sedangkan kantong parkir akan disediakan di beberapa titik. Diantaranya di Jalan Urip Sumoharjo, Arifin, Re Martadinata, gedung parkir Ketandan, Loji Wetan, dan Benteng Vastenburg.








