Marsekal Madya TNI Kusworo Dilantik Sebagai Kepala Basarnas

oleh
oleh
pelantikan ka basarnas
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melantik Mardya TNI Kusworo sebagai Kepala Basarnas, Rabu (4/11/2023) | dok Humas Basarnas

JAKARTA, MettaNEWS – Beberapa waktu lamanya posisi Kepala Basarnas kosong, hanya diisi pelaksana, setelah Marsdya Henri Alfiandi terjerat kasus korupsi di akhir masa jabatannya. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akhirnya melantik Marsdya TNI Kusworo mengisi posisi tersebut, Rabu (4/10/2023).

“Operasi SAR membutuhkan penanganan yang cepat. Reputasi kinerja Basarnas selama ini sudah mendapat pengakuan, baik di dalam maupun di luar negeri. Saya percaya, Marsdya TNI Kusworo mampu melaksanakan amanah tersebut sekaligus menjawab tantangan Basarnas ke depan yang semakin kompleks,” ungkap Budi Karya Sumadi.

Kusworo yang sebelumnya memangku jabatan Komandan Sesko TNI menyatakan siap melaksanakan tugas yang diamanahkan.

Baca juga: Jika Gempa Bumi 8,6 SR Menguncang Solo, Inilah yang Dilakukan Basarnas

“Sebagai prajurit, saya siap melaksanakan tugas sebagai Kabasarnas,” tegasnya.

Setelah pelantikan, jenderal bintang tiga lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1988 tersebut menuju Kantor Pusat Basarnas, di Jalan Angkasa Blok B15 Kav. 2-3, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Bersama sang istri, Ika Handriani Kusworo, pria asal Kebumen Jawa Tengah tersebut mengikuti seremoni passing in, sebuah tradisi penyambutan pimpinan baru di lingkungan Basarnas.

Setelah mendapatkan penghormatan dari personel Basarnas Special Group (BSG), Sekretaris Utama Abdul Haris Achadi menyerahkan bendera pataka Basarnas.

Kepala Basarnas Baru Langsung Entry Briefing

Passing in selesai, Kabasarnas selanjutnya melaksanakan entry briefing secara offline di Ruang Serba Guna Dono Indarto Gedung Basarnas bersama seluruh jajaran pegawai di Kantor Pusat Basarnas dan melalui online kepada para pegawai UPT di seluruh Indonesia.

“Ada beberapa point penting yang saya sampaikan pada pengarahan perdana saya kepada seluruh jajaran di lingkungan Basarnas. Ini terkait dengan tugas dan fungsi Basarnas dalam penyelenggaraan operasi SAR. Yang pasti, saya bersyukur, mengucapkan terimakasih, sekaligus meminta doa serta dukungan dari semua pihak untuk memimpin Basarnas,” tegasnya.

Baca juga: Di Usia Setengah Abad, Basarnas Raih Penghargaan Pelayanan Publik Terbaik

Kabasarnas menjelaskan, visinya adalah mewujudkan penyelenggaraan pencarian dan pertolongan yang handal dan efektif. Dalam rangka menuju Indonesia maju, berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berlandaskan semangat gotong royong.

Sedangkan misinya, yang pertama menyelenggarakan operasi pencarian dan pertolongan yang efektif, terintegrasi, dan berstandar internasional. Dan yang kedua, menguatkan sistem penyelenggaraan pencarian dan pertolongan melalui pemenuhan kebutuhan Sumber Daya Manusia. Sarana prasarana dan sistem komunikasi, pengitegrasian pencarian dan pertolongan, serta penguatan kelembagaan.