Sambut HUT ke-78 TNI, Kodim 0735/Surakarta Gelar Karya Bakti di Terminal Tirtonadi

oleh
HUT TNI
Personel Kodim 0735/Surakarta menggelar karya bakti resik-resik Terminal Tirtonadi Solo, Senin (2/10/2023) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Menyambut HUT ke-78 TNI pada 5 Oktober mendatang, Kodim 0735 Surakarta menggelar Karya Bakti TNI di Terminal Tirtonadi Solo, Senin (2/10/2023).

Sedikitnya 100 personel Kodim 0735 Surakarta dikerahkan untuk membersihkan area pengendapan bus sisi barat di terminal yang menjadi ikon Kota Solo.

Komandan Kodim 0735 Surakarta, Letkol Inf Eko Hardianto mengatakan dalam HUT ke-78 TNI kali ini, Kodim 0735 Surakarta berfokus pada kebersihan lingkungan di ruang publik. Hal ini sejalan dengan misi dari Pemerintah Kota Solo untuk memiliki kawasan publik yang bersih.

“Kita laksanakan pembersihan di Terminal Tirtonadi karena Tirtonadi ini kan ruang publik yang menjadi salah satu ikon dari Kota Solo. Sesuai dengan misi dari Mas Wali Kota (Gibran) yang ingin memiliki ruang publik yang bersih, aman dan nyaman,” ujar Letkol Inf Eko.

Selain Terminal Tirtonadi, Kodim 0735/Surakarta juga telah melaksanakan aksi bersih-bersih di Bantaran Kali Pepe dan Bendung Tirtonadi. Kegiatan ini juga digelar dalam rangka memperingati HUT ke-73 Kodam IV/Diponegoro.

“Ke depan kita akan menggelar agenda yang kurang lebih sama, di Stasiun Balapan,” kata dia.

Pengawas Satuan Pelayanan (Wassatpel) Terminal Tirtonadi, Bandiyono mengatakan pihaknya menerjunkan 150 personel yang terdiri dari karyawan dan seluruh komunitas di Terminal Tirtonadi.

“Jadi total pesertanya 250 personel, dari TNI maupun dari Tirtonadi. Kita ingin semuanya ikut terlibat sehingga tumbuh rasa memiliki terminal, sebagai ruang bersama milik publik yang bersih dan nyaman,” ujar dia.

Bandiyono juga mengatakan Terminal Tirtonadi secara rutin telah melakukan pembersihan lingkungan setiap hari. Hanya saja untuk pembersihan skala besar, perlu melibatkan banyak personel.

“Setiap hari sudah kita bersihkan. Tetapi memang ada spot-spot tertentu yang untuk pembersihannya memerlukan banyak personel. Jadi bisanya setiap Jumat kita ada kegiatan Jumat Bersih, yang melibatkan banyak orang dalam pembersihannya,” ujar Bandiyono.

Pembersihan pengendapan bus sisi timur yang disebabkan tumpahan oli telah dilakukan sebelumnya. Namun untuk skala besar dengan melibatkan banyak personel seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Solo baru dilakukan hari ini.

Pihaknya juga terbuka untuk semua komunitas yang akan mengadakan kegiatan di Tirtonadi. Baik di kawasan terminal, maupun kawasan lantai II di conventions hall, sport hall dan food court.

“Dengan semua komunitas bisa hadir membuat Tirtonadi lebih baik lagi. Karena terminal ini tidak hanya tempat naik dan turunnya penumpang tapi kami juga punya fasilitas yang bisa membuat simpul transportasi yang lebih baik lagi,” pungkasnya.