Selama September 2023, UNS Kukuhkan 22 Guru Besar

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Universitas Sebelas Maret (UNS) selama bulan September 2023 mengukuhkan total 22 profesor dengan gelar Guru Besar.

Pada Kamis (21/9/2023) UNS kembali mengukuhkan 5 profesor. Setelah sebelumnya juga melantik 5 Guru Besar.

Rektor UNS Prof. Jamal Wiwoho mengatakan tambahan lima Profesor baru, menjadi bekal UNS untuk memantabkan diri masuk 500 besar perguruan tinggi terbaik dunia.

“Apalagi pada bulan Juni 2023 lalu, UNS berhasil menduduki ranking 7 PTN Terbaik di Indonesia. Versi Asia University Ranking 2023, yang dirilis oleh THE World University Rankings.

Jamal menyampaikan sda satu ungkapan yang menarik untuk menjadi renungan. Bahwa ruh perguruan tinggi sejatinya adalah Doktor dan Profesor.

“Karena keduanya merupakan motor penggerak transformasi dan pengembangan IPTEKS. Serta mencerminkan salah satu tingkat kemajuan dan wibawa perguruan tinggi. Oleh karena itu tidaklah salah jika kami selaku pimpinan perguruan tinggi meminta kepada para penyandang gelar doktor senior, tergerak untuk segera menuntaskan kenaikan jabatan akademik tertingginya ke jenjang Profesor. Jangan justru sebaliknya, para Doktor malah asyik menunggu untuk digerakan. Atau terlanjur nyaman menikmati berbagai tugas tambahan yang mereka sandang,” ujar Prof Jamal.

Prof. Jamal imenyebut klim yang kondusif bagi para Doktor dan juga Profesor UNS.  Untuk terus menerus mengembangkan diri telah merasakan bersama. Berbagai kerjasama dan peluang pendanaan kegiatan di bidang riset, inovasi dan publikasi ilmiah dengan berbagai institusi, baik dalam maupun luar negeri sudah sangat terbuka.

“Oleh karena itu kepada para Doktor yang sudah menduduki jabatan Lektor Kepala. Agar jangan melewatkan momentum percepatan jumlah guru besar di UNS ini.  Tentunya dengan terus menerus memacu kinerja dan produktifitas ilmiahnya. Agar dapat segera berhasil menduduki jabatan profesor. Sebab, amanat dari Kemenristekdikti, rasio ideal Guru Besar yang harus perguruan tinggi miliki adalah 20% dari total populasi dosen yang ada di dalamnya,” bebernya.

Kelima guru besar tersebut adalah Prof. Dr. Akhmad Arif Musadad, M.Pd.; Prof. Dr. Djono, M.Pd.; Prof. Dr. Suminah, M.Si., Prof. Dr. Ir. Kusnandar, M.Si., Prof. Dr.rer.nat. Witri Wahyu Lestari, S.Si.

Kelima guru besar baru UNS berkontribusi pada bidang ilmu yang beragam. Prof. Dr. Akhmad Arif Musadad, M.Pd., merupakan guru besar ke-71 pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan ke-278 UNS. Prof. Akhmad menjadi Guru Besar dalam bidang Ilmu Manajemen Pendidikan Sejarah. Dengan pidato inaugurasi berjudul Merawat Persatuan dalam Kebhinekaan melalui Manajemen Pembelajaran Sejarah Terintegrasi Nilai Multikulturalisme.

Prof. Dr. Djono, M.Pd., merupakan guru besar ke-72 pada FKIP dan guru besar ke-279 UNS. Menjadi Guru Besar dalam bidang Ilmu Bahan Ajar Sejarah. Dengan pidato inaugurasi Pengembangan Bahan Ajar Sejarah Wanita Aceh untuk Menanamkan Nilai Nasionalisme Generasi Muda.

Prof. Dr. Suminah, M.Si., merupakan guru besar ke-41 pada Fakultas Pertanian (FP) dan ke-280 UNS. Prof. Suminah menjadi Guru Besar dalam bidang Ilmu Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan. Yang pidato inaugurasi Pendekatan Psikologis Dalam Penyuluhan Untuk Membangun Self Reliance Pelaku Usaha Mikro.

Prof. Dr. Ir. Kusnandar, M.Si., merupakan guru besar ke-42 pada FP dan ke-281 UNS. Prof Kusnandar sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Manajemen Agribisnis. Mengangkat pidato inaugurasi berjudul Strategi Networking UMKM Agribisnis dalam Meningkatkan Inovasi dan Daya Saing.

Prof. Dr.rer.nat. Witri Wahyu Lestari, S.Si., M.Sc., merupakan guru besar ke-25 pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dan ke-282 UNS. Menjadi Guru Besar dalam bidang Ilmu Metal Organic Frameworks (MOF). Prof Witri mengambil tema inaugurasi berjudul Peranan Material Cerdas Berbasis Metal-Organic Framework (MOF) dalam Bidang Lingkungan, Energi, dan Biomedis.