Habis Meracuni Sahabat, Wahyudi Larikan Korban ke Puskesmas

oleh
oleh
Ilustrasi | MettaNews/KKLUnivet

BLORA, MettaNEWS – Seorang pemuda bernama Wahyudi, warga Desa Menden, Kecamatan Kradenan, Blora, ditangkap polisi. Dia tega mencampuri kopi sahabatnya dengan racun tikus dan berniat mencuri motornya. Meski, kemudian niat itu batal dan dia justru menolong si sahabat dengan membawanya ke Puskesmas.

Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Setyanto melalui laman Humas Polri Kamis (27/1/2022) menjelaskan, saat ini Wahyudi masih dalam pemeriksaan petugas untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Peristiwa itu terjadi Selasa (25/1) malam. Pengakuan awal, Wahyudi tega meracuni sahabtnya –polisi tidak menyebut identitas korban-  karena panik terlilit utang Rp 3 juta.

“Diawali malam itu Wahyudi mengajak korban keluar rumah dengan sepeda motor milik korban, kemudian mereka berdua membeli kopi dibungkus plastik,” papar AKP Setyanto.

Usai membeli kopi, pelaku lalu mengajak korban ke rumah kekasihnya. Ketika tengah jalan, pelaku diduga mencampuri minuman yang dibeli dengan racun tikus.

Pelaku meminta korban untuk berhenti, dan bergantian memboncengkan. Namun sebelumnya, korban meminum kopi yang sudah diberi racun.

“Sesampai di rumah kekasihnya, korban merasa pusing dan muntah-muntah. Oleh pelaku selanjutnya diantar pulang ke rumah,” kata Setyanto saat gelar perkara di Mapolsek Randublatung, Rabu (26/1/2022) sore kemarin.

Menurut Setyanto, usai meracuni sahabatnya itu, niat pelaku yang awalnya hendak membawa kabur sepeda motor korban justru dibatalkan. Pelaku mengaku kasihan melihat kondisi sahabatnya tersebut.

Motif pelaku ini ingin membawa kabur sepeda motor korban. Namun karena kasihan melihat kondisi korban, pelaku lalu mengantarkan pulang ke rumah dan mengembalikan sepeda motor,” ucapnya.

Akibat perbuatan pelaku, korban harus mendapatkan perawatan intensif di Puskesmas Padangan, Bojonegoro, Jawa timur. “Tapi informasi dari keluarga, kondisi korban sekarang sudah mulai membaik,” katanya.

Sementara itu, Wahyudi mengaku nekat meracuni sahabatnya karena terlilit utang. “Saya menyesal, minta maaf,” katanya.