KKN UNS Dukung Wujudkan Ruang Aman bagi Perempuan dan Anak di Desa Sepanjang

oleh
oleh
KKN UNS
Sosialisasi Ruang Aman untuk Anak dan Perempuan di Desa Sepanjang, Tawangmangu, Karanganyar | dok KKN UNS

KARANGANYAR, MettaNEWS – Mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) Universitas Sebelas Maret Angkatan 255, mendukung keamanan perempuan dan anak di Desa Sepanjang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.

Bekerja sama dengan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Karanganyar, mereka melakukan serangkaian kegiatan yang berfokus pada pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Selain juga, kegiatan yang mendorong pengembangan keterampilan dan pemahaman masyarakat terkait isu-isu ini.

Beberapa upaya yang ditekankan antara lain: sosialisasi kesadaran keamanan dan: pendidikan pencegahan kekerasan. Selain itu juga memberikan dukungan psikologis bagi korban kekerasan perempuan dan anak-anak di Desa Sepanjang. Ini bertujuan untuk membantu mereka mengatasi trauma dan mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan.

Martha Nindya Pratyaksa, ketua pelaksana sosialisasi “Wujudkan Ruang Aman Bagi Perempuan dan Anak di Desa Sepanjang”, menyatakan sangat senang bisa bekerja sama dengan P2TP2A Karanganyar.

“Kolaborasi ini adalah langkah nyata untuk mewujudkan masyarakat yang lebih peduli dan tanggap terhadap isu-isu kekerasan terhadap perempuan dan anak di Desa Sepanjang ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala P2TP2A Karanganyar, Anastasia Sudaryatno menyambut baik apa langkah-langkah dan upaya mahasiswa KKN UNS 255.

“Kolaborasi antara mahasiswa KKN UNS 255 dan P2TP2A Karanganyar ini adalah salah satu langkah nyata dalam membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya mendukung dan melindungi perempuan dan anak-anak dari kekerasan. Upaya ini diharapkan ini akan berlanjut dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi Desa Sepanjang dan wilayah sekitarnya,” ujarnya.