SOLO, MettaNEWS – Pawai pembangunan di sepanjang Jalan Slamet Riyadi Solo, akan menghibur warga, Jumat (18/8/2023). Selain menonton pawai dari 62 kelompok peserta, warga bisa menikmati pesta kembang api spektakuler.
“Kami mendapat rekomendasi dari Wakil Wali Kota Pak Teguh dan Kapolresta Pak Iwan Saktiadi. Kami akan menyalakan kembang api selama 20 menit, pada Jumat malam setelah pawai pembangunan,” kata Wakil Ketua Umum Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS) Sumartono Hadinoto.
Kembang api pertama, akan menyala seusai waktu salat Isya.
“Ini partisipasi PMS memeriahkan Hari Kemerdekaan. Selain kembang api, kami juga memasang ornament, tata lampu dan lampion bertema Hari Kemerdekaan. Warga bisa menikmati selama bulan Agustus di seputar Balai Kota,” ujarnya.
Sumartono mengaku bersyukur suasana kemerdekaan di Solo sangat terasa. Semua warga bisa menjalani hidup, bekerja, beribadah dan bersosialisasi dalam kebhinekaan.
Di tahun politik ini, Sumartono berharap peringatan kemerdekaan bisa menginspirasi semua pihak untuk tetap menjaga persatuan meski ada sejumlah perbedaan.
“Tetap bersatu, tidak terpecah belah. Beda pilihan dan dukungan, jangan menghalangi persatuan. Itu hak pribadi masing-masing yang semua harus menghormati. Siapa pun nanti presidennya juga kita tetap wajib menjaga republik, pesannya.
Pawai Pembangunan, Gibran Naik Kendaraan Tempur TNI
Tentang pawai kemerdekaan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Solo, Aryo Widyandoko menyebut akan mengusung tema 17 proyek andalan di Kota Solo.
Rute pawai adalah ruas Jalan Slamet Riyadi, mulai dari perempatan Gendengan hingga Balai Kota Solo. Pawai bergerak mulai pukul 15.00 WIB.
Ke-17 proyek vital itu Masjid Raya Sheikh Zayed, Kawasan Ngarsapura, Taman Balekambang, Museum Teknologi, Islamic Center, Solo Safari, Sentra Industri Mebel Gilngan. PLTS Putri Cempo, Rel Layang Simpang Joglo. Shelter Manahan, Pasar Jungke, Indoor Sport Manahan, Solo Techno Park, Lokananta, Pura Mangkunegaran.
Selain itu, juga penataan kawasan Semanggi-Mojo dan terakhir penataan Alun-alun Keraton Surakarta.
Baca Juga: DPRD Solo Bakal Cek dan Ambil Keputusan Proyek Prioritas Kota yang Mangkrak
Dengan tema tersebut, 62 kelompok peserta pawai yang terdiri dari instansi pemerintah, komunitas dan perusahaan swasta akan menyesuaikan.
Tak hanya itu, berbagai hiburan juga siap menyemarakkan pawai. Misalnya atraksi Tari Gregah Rajamala oleh sekelompok prajurit TNI.
Kehadiran TNI juga membawa sejumlah kendaraan tempur dan Alutsista (alat utama sistem persenjataan) lainnya, sehingga tontonan menjadi semakin menarik.
Rencananya, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka bersama sejumlah pejabat pimpinan daerah bakal mengikuti pawai dengan menumpang kendaraan tempur TNI.








