Pramuka Solo Gelar Berbagai Kegiatan Sambut Hari Pramuka ke-62

oleh
oleh
Pramuka Solo
Ketua Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Solo, Ahyani memimpin acara Malam Ulang Janji di Balai Kota Solo, Minggu (13/8/2023) | dok Humas Kwarcab Solo

SOLO, MettaNEWS – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kota Solo menggelar sejumlah kegiatan untuk menyambut Hari Pramuka ke-62. Tak lupa, mereka tetap mengingat para senior Pramuka Solo, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal dunia.

“Puncaknya upacara bendera di halaman Balai Kota hari ini. Dan semalam ada malam ulang janji. Tapi sebelum itu kita sudah ada beberapa rangkaian kegiatan. Seperti anjangsana ke para senior, ziarah, bersih-bersih bumi perkemahan, juga defile pramuka di Car Free Day,” papar Wakil Ketua Kwarcab bidang Humas, Sri Wardhani Poerbowidjojo usai upacara di Balai Kota, Senin (14/8/2024).

Pengurus Kwarcab, di pekan kemarin beranjangsana ke mantan Kamabicab, FX Hadi Rudyatmo dan wakilnya, Ahmad Poernomo. Rudy, meski sudah tak menjabat Wali Kota, masih sangat memperhatikan gerakan pramuka.

“Beliau menanyakan dengan detil kegiatan kami, dan menyatakan tetap ingin berkontribusi. Pak Rudy yakin, Pramuka adalah garda terdepan untuk pendidikan generasi muda yang berkualitas,” tuturnya.

Baca juga: Merayakan Hari Pramuka, SD Pangudi Luhur Solo Luncurkan Film Komedi Anak 

Rudy pun memastikan dengan posisi politiknya saat ini, tetap akan membantu memberikan yang terbaik agar kegiatan pramuka berjalan dengan lancar. Misalnya, memperhatikan soal anggaran hibah melalui fraksi partainya di DPRD Kota Solo.

Selain senior yang masih hidup, pengurus Kwarcab juga berziarah ke makam para senior yang sudah meninggal dunia. Mereka antara lain Ponk Sutarno di Matesih, serta mantan Ketua Kwarcab Budi Suharto, dan beberapa tokoh lainnya.

Pramuka Solo Jangan Terjebak Rutinitas

Sementara itu, Kakwarcab Ahyani, saat renungan ulang janji, Minggu malam menyampaikan pesan agar setiap anggota pramuka benar-benar menjalankan tiga kewajiban Tri Satya.

“Malam ulang janji sudah rutin berlangsung setiap tahun. Namun, kita semua tidak boleh berhenti di rutinitas ini. Ini waktu untuk mengingat dan kembali meneguhkan kewajiban kita menjalankan Tri Satya sebagai janji suci kita sebagai Pramuka. Di dalamnya ada Dasa Dharma, sebagai garis pedoman moral dan nilai-nilai kehidupan seorang pramuka,” tandasnya.

Sejarah Hari Pramuka Indonesia 14 Agustus berawal dari peresmian Gerakan Pramuka oleh Presiden Soekarno di Istana Negara pada 1961. Pada momen tersebut, Presiden Soekarno menyerahkan Panji Gerakan Pramuka kepada Ketua Kwartir Nasional, Sri Sultan Hamengku Buwono IX.