Tradisi 10 Muharam, Masjid Agung Keraton Surakarta Bagikan 1.000 Porsi Jenang Suran

oleh
Jenang
Pembagian Jenang Suran peringatan 10 Muharam di Bangsal Sekaten Masjid Agung Keraton Surakarta, Jumat (28/7/2023) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Memperingati 10 Muharram, Masjid Agung Keraton Solo menggelar tradisi Jenang Suran untuk pertama kalinya, Jumat (28/7/2023) sore.

Sedikitnya ada 1.000 porsi Jenang Suran yang dibagikan ke masyarakat umum di Bangsal Sekaten Selatan mulai pukul 16.39 WIB.

Ketua Takmir Masjid Agung Solo, Muhtarom mengatakan tradisi Jenang Suran ini merupakan upaya melestarikan peninggalan para ulama.

“Jenang Suran di dalam dakwahnya yaitu wujud syukur kita kepada Allah. Kita masih diberi waktu dan kesempatan untuk menapak tahun baru,” ujar Muhtarom.

Rencananya tradisi Keraton Solo Jenang Suran akan terus diadakan di tahun-tahun Hijriah selanjutnya. Mengingat tradisi ini merupakan kekayaan adat istiadat yang perlu dipupuk agar tetap lestari.

“Ini kan bagian dari keraton juga, makanya kita pengin apa yang selama ini hanya secara personal atau lembaga keraton yang di dalam.  Kita ingin memberikan edukasi ataupun pemahaman kepada masyarakat bahwa Jenang Suran itu bagian dari adat istiadat kita, kekayaan kita yang harus dilestarikan,” paparnya.

Jenang Suran miliki 7 komposisi yang syarat akan makna tradisi Jawa. Salah satunya kedelai hitam yang di dalam tradisi Keraton Solo disebut Pala Kegantung atau Pala Kependem.

“Ya jenang biasa, kemudian ada 7 kedelai itu agar tujuan kita mendapatkan ridho dari Allah SWT. Dengan berbagai kedelai yang ada artinya maksud tujuan orang itu kan nggak sama.  Tujuannya satu ya walau berbeda tujuan, tapi goalsnya adalah satu mendekatkan diri pada Tuhan,” jelasnya.

Pembuatan Jenang Suran melibatkan 35 pelaku UMKM yang tergabung dalam Partguyuban UMKM Soloraya. Mereka terbagi menjadi 10 laki-laki yang bertugas mengaduk jenang dan 10 laki-laki bertugas ngladeni (menjamu-red) dan 15 perempuan untuk menyiapkan uba rampe (kebutuhan-red).

“Teman-teman UMKM kuliner semangat ayo kita membantu melestarikan budaya dari keraton.

Jadinya kami melakukan persiapan 3 hari untuk mengumpulkan tenaga dan belanja semuanya juga kita kerahkan,” ujar Ketua Partguyuban Soloraya, Iman Buhairi Santoso.

Pantauan MettaNEWS, ratusan warga datang silih berganti ke Bangsal Sekaten sisi Utara untuk mendapatkan Jenang Suran. Salah satunya Siti Rohani (54) warga Kauman, Solo.

“Niatnya mau ke masjid salat tapi kok ada acara menyambut 1 Muharrom. Jadi ya mampir terus nyobain jenangnya. Rasanya enak lain dari jenang-jenang yang lain. Ya harapannya semoga panjang umur sehat banyak rezeki,” ujar Rohani.