SOLO, MettaNEWS – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali panen Profesor. Dengan menambah empat Guru Besar baru dari berbagai program studi.
Empat Guru Besar baru pada awal Juli ini adalah Prof. Dr. Mohammad Jamin, S.H.,M.Hum., C.M.C., Prof. Dr. Sumarwati, M.Pd., Prof. Dr. Niken Silmi Surjandari, S.T., M.T. dan Prof. Dr. Sarwono, M. Sn.
Sekretaris Senat UNS, Prof. Ir. Ari Handono Ramelan, M.Sc.(Hons), Ph.D. mengatakan Rektor UNS, Prof. Jamal Wiwoho akan mengukuhkan empat Guru Besar ini
pada Selasa (4/7/2023). Bertempat di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS.
“Dengan bertambahnya empat Guru Besar baru ini semoga dapat memberikan kontribusi yang luar biasa untuk UNS, masyarakat, bangsa dan negara. Selamat kepada empat Guru Besar baru. Semoga semakin memperkuat UNS,” ujar Prof. Ari dalam konferensi pers di Ruang Sidang 2 Gedung dr. Prakosa UNS, Senin (3/7/2023),
Masing-masing Guru Besar tersebut akan membacakan pidato inagurasinya pada pengukuhan besok.
Prof. Ari mengatakan, Prof. Dr. Mohammad Jamin, S.H.,M.Hum., C.M.C. akan membacakan pidato inagurasi. Dengan judul Pengembanan Hukum Prismatik Sebagai Basis Mewujudkan Adagium Hukum untuk Manusia Bukan Manusia untuk Hukum.
“Prof. Jamin menjadi Guru Besar ke-10 Fakultas Hukum (FH) UNS dan ke-264 UNS,” imbuh Prof. Ari.
Ari menyampaikan Prof Jamin akan dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Hukum Kemasyarakatan pada FH UNS.
Prof. Jamin secara singkat menyampaikan inagurasi Pengembanan Hukum Prismatik.
“Demi menegakkan kepastian hukum, masih sering terjadi kasus-kasus “sandal jepit” pada persidangan yang menimpa kelas bawah. Misalnya kasus pencuri 3 butir kakao, pencuri 1 buah semangka. Penahanan emak-emak dengan balitanya, pencuri sisa getah karet, dan kasus kecil lainnya. Yang menyakiti rasa keadilan masyarakat. Nilai-nilai yang menjadi tujuan hukum untuk melayani manusia masih jauh dari harapan dan cita-cita,” papar Jamin.
Sedangkan Prof. Dr. Sumarwati, M.Pd. merupakan Guru Besar ke-68 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan ke-265 UNS.
Sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Linguistik Terapan pada FKIP UNS, Prof. Sumarwati akan membacakan pidato inagurasi. Dengan judul Optimalisasi Peran Bahasa dalam Pendidikan Literasi Matematika Siswa Sekolah Dasar.
Prof. Sumarwati menyoroti pentingnya menggunakan susunan kalimat dan bahasa pada soal ujian matematika anak-anak.
“Ada kontribusi bahasa dalam pendidikan literasi matematika, terutama untuk siswa sekolah dasar. Karena dalam pembelajaran Matematika terdapat soal dengan media bahasa, yaitu soal cerita. Soal cerita sulit dipecahkan jika bahasanya tidak sesuai dengan kompetensi berbahasa siswa. Sebaliknya, soal cerita akan lebih mudah dipahami jika bahasanya relevan dengan kompetensi berbahasa siswa,” paparnya.
Dengan demikian, lanjutnya, kesulitan memahami soal cerita berbahasa Indonesia dapat bersumber dari tidak sesuainya bahasa pada soal cerita. Dan bahasa yang dikuasai siswa, terlebih bagi siswa kelas rendah yang sedang belajar bahasa Indonesia.
“Kontribusi bahasa dalam pemecahan soal cerita, berkautan dengan tiga hal, yaitu unsur kebahasaan, struktur teks, dan unsur konteks,” tandasnya.
Guru Besar selanjutnya adalah Prof. Dr. Niken Silmi Surjandari, S.T., M.T. merupakan Guru Besar ke-22 Fakultas Teknik (FT) UNS dan ke-266 UNS.
Prof. Niken akan membacakan pidato inagurasi dengan judul Peran Perbaikan Tanah (Soil Improvement) dalam Pembangunan dan Pemeliharaan Infrastruktur Sipil.
Niken menjadi Guru Besar bidang Ilmu Geoteknik Berkelanjutan pada FT UNS.
“Beberapa konstruksi kadang-kadang berdiri di atas tanah bermasalah (problematic soil). Karena lapisan tanah kerasnya sangat dalam,” tutur Niken.
Niken mencontohkan yang termasuk tanah bermasalah. Misalnya tanah gambut, rawa-rawa, lempung lunak, dan lain-lain.
“Apabila suatu proyek dibangun di lokasi yang berpotensi bermasalah dengan tanahnya, maka perlu perlu dilakukan rekayasa terhadap tanah dasar. Sehingga tanah tersebut memiliki sifat teknis yang baik atau sesuai dengan persyaratan desain,” terangnya.
Kemudian Prof. Dr. Sarwono, M. Sn. merupakan Guru Besar ke- 5 Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) dan ke-267 UNS.
Prof. Sarwono akan membacakan pidato inagurasi dengan judul Pemanfaatan Bahan Alami untuk Zat Warna dalam Pengembangan Sustainbable Design Tekstil.
“Perencanaan sebuah Sustaiable Design Tekstil dengan memanfaatkan warna alami. Selain pertimbangan estetika, proses, bahan serta fungsi, juga harus mempertimbangkan segi ekonomis, soaial dan lingkungan. Sehingga produknya ramah lingkungan,” singkatnya.
Rektor UNS akan mengukuhan Prof. Sarwono sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Tekstil Tradisi pada FSRD UNS.








