SEMARANG, MettaNEWS – Kapal Landing Craft Tank (LCT) Cipta Harapan IX berbobot mati 679 GT hilang saat berlayar dari Jakarta ke Maluku, sejak Senin (12/6/2023). Belakangan diketahui, kapal itu terbalik di perairan Laut Jawa dekat kepulauan Karimunjawa.
Hingga Jumat (16/6) hari ini, 5 dari 11 awak kapal masih dalam pencarian SAR gabungan.
“Kami mendengar musibah itu sudah dua hari kemarin. Kabarnya ada kapal terbalik. Cuaca memang agak buruk, kapal membawa alat berat eksavator. Lalu tali yang mengikat eksavator putus dan keseimbangan kapal terganggu akibat muatan bergeser. Kena ombak, terbalik,” ujar Gelora, warga Karimunjawa melalui telepon.
Kepala Kantor SAR Semarang, Heru Suhartanto dalam siaran pers menyebut, musibah yang menimpa kapal Cipta Harapan IX diduga terjadi sekitar Senin (12/6) malam.
“Kapal berangkat dari Tanjung Priok menuju Taliabu, Halmahera, Kabupaten Maluku, Jumat (9/6). Setelah 4 hari berlayar, Senin masih terpantau posisi kapal melalui perangkat Global Positioning System (GPS) dengan kecepatan 2.2 knot. Namun, malamnya hilang kontak dan posisi tidak terpantau lagi,” paparnya.
Pada Selasa pagi, kapal tug boat Triniti yang sedang melintas, melaporkan melihat kapal LCT berwarna lambung oranye, terbalik di perairan Karimunjawa. Informasi yang masuk ke Basarnas, ada 11 orang yang berada di kapal tersebut.
“Enam telah berhasil menyelamatkan diri. Lima lainnya masih dalam pencarian hingga Jumat siang ini,” ujarnya.
Mereka yang selamat adalah Roslan, Baharjuddin, Agus Guswandi, Rakhmat Syahputra G, Ary Supend Leza dan Julius Christian.
Sedangkan masih dalam pencarian adalah Titus Radja, Eko Retno Fedianto, Muh Reza, M Paulus dan Amhis Hallu.
Rencana pencarian tim SAR gabungan melibatkan berbagai unsur di antaranya Kapal Negara (KN) Sadewa 231 Basarnas Semarang , kapal MV Sinar Sejati 2, kapal Kargo SK 3 dan SROP Karimunjawa terkonsentrasi di 4 titik koordinat.
Pencarian dengan prioritas menemukan awak kapal yang hilang. Informasi lain menyebut, kapal yang terbalik saat ini sudah hanyut terseret arus laut jauh ke arah barat.







