Pemerintah Kota Solo Bagikan 59 Motor Listrik Seharga Rp 30,5 Juta ke Lurah dan Camat

oleh
motor listrik
Pemerintah Kota Solo distribusikan 59 motor listrik ke 5 kantor kecamatan dan 54 kantor kelurahan di Sekkretariat Bersama Kota Solo, Rabu (7/6/2023) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mendistribusikan 59 motor listrik ke 5 kantor kecamatan dan 54 kantor kelurahan di Solo, Rabu (7/6/2023) siang. Motor listrik ini diberikan ke lurah dan camat sebagai moda transportasi kedinasan.

Camat Laweyan, Solo, Endang Sabar mengatakan berdasar arahan fasilitas transportasi itu harus digunakan untuk keperluan dinas. Kecamatan Laweyan mendapat 12 motor listrik, 11 untuk kantor kelurahan dan 1 untuk kantor kecamatan.

“Tidak brisik kan nanti juga nggak harus antre ngisi BBM. Tadi saya sudah nyoba enak dinaikkin. Pertama langsung gas nggak usah distarter. Ini hemat BBM, pajak tahunan. Ini nanti langsung kami bawa ke kelurahan. Arahannya pemakaian sesuai keperluan dinas, perawatannya sebaik mungkin tadi juga sudah kasih contact person gimana kalau service,” ujarnya setelah penyerahan lewat Kantor Sekretariat Bersama Kota Solo.

Jenis motor listrik yang diserahkan oleh Pemkot Solo adalah hasil tangan anak bangsa dari perusahaan United-E Motor bermerk United T 1800. Motor ini dibanderol seharga Rp 30,5 juta dengan kecepatan 60-70 km/jam. Berpelat nomor merah dengan body warna hitam, motor ini miliki desain elegan.

Motor T 1800 juga dilengkapi dengan direct charge atau pengisian tenaga secara langsung dengan memasukan soket charger ke soket motor pada bagian kiri bawah. Proses charging dapat langsung dilakukan dengan menghubungkannya ke sumber listrik dengan minimal daya listrik 1300 watt. Waktu pengisian batrai ini berlangsung selama 1,5 jam.

Sementara itu, Lurah Nusukan, Banjarsari, Solo, Arik Ramadani mengaku telah mendapatkan sosialisasi terkait teknis pemakaian kendaraan dinas itu. Surat-surat seperti STNK dan BPKB juga sudah ia dapatkan.

“Alhamdulillah sekarang lurah punya motor baru. Sebelumnya, Supra. Nanti untuk rapat semisal rapat ke Balai Kota,” ujar Arik.

Arik pun berkesempatan test drive motor listrik tersebut begitu penyerahan. Setelah mencoba berkeliling, Endang kemudian menceritakan pengalaman berkendara menggunakan motor listrik.

“Jos kaya motor bias aini makainya cuma gasnya lebih ringan. Nggak susah ya tadi pas pertama nggak tahu kan biasanya kalau motor bensin itu harus kita starter dulu ternyata ini tinggal gas aja, enak aja. Langsung wes,” ujarnya.

Berita sebelumnya, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka tidak menganggarkan pembelian mobil dinas listrik Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo. Sebagai gantinya Gibran menganggarkan pembelian motor listrik untuk para lurah dan camat di Kota Solo.