Tim Pelatihan Kepemimpinan Nasional BPSDM Sumatera Utara Studi Banding Pengelolaan Pasar ke Pemkot Solo

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Pemerintah Kota Surakarta menerima kunjugan rombongan Tim Visitasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II (PKN II) Angkatan IX BPSDM Sumatera Utara. Pertemuan berlangsung di ruang Dinas Perdagangan Kota Surakarta, Selasa (23/5/2023). Pimpinan rombongan dari BPSDM Sumatera Utara  adalah Herawati selaku Widya Iswara Utama di dampingi  Khairulsyah, selaku Widya Iswara Pendamping dan Arfa selaku Penjamin Mutu Lembaga Administrasi Negara.

Dalam kunjungan tersebut, Walikota Surakarta diwakili oleh Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Surakarta Dwi Aryatno didampingi oleh kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta Heru Sunardi sebagai lokus kegiatan kunjungan visitasi.

Dalam Laporan pelaksanaan,  Herawati menyampaikan ucapan terima kasih atas penyambutan yang baik dan hangat oleh Pemerintah Kota Surakarta.

Herawati menyampaikan kunjungan hari ini adalah bahagian dari rangkaian pelatihan kepemimpinan nasional  (PKN II) yaitu Visitasi Kepemimpinan Nasional dan bagian dari belajar. Serta mengidentifikasi masalah yang ada, terutama pada sektor perdagangan.

“Kunjungan ini adalah bagian dari rangkaian PKN II yaitu Visitasi Kepemimpinan Nasional. Selain itu, banyak keberhasilan yang  harus kami pelajari dari Kota Surakarta. Terutama cara mengidentifikasi masalah untuk mencapai tujuan,” jelas Herawati.

Kepala BKPSDM Dwi Aryatno dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada BPSDM Sumatera Utara. Yang telah memilih Kota Surakarta sebagai lokus visitasi kepemimpinan nasional. Dan berharap seluruh peserta dapat menikmati Kota Surakarta yang terkenal dengan budaya dan identitas daerahnya.

“Kami ucapkan terima kasih atas penunjukan Kota Surakarta sebagai lokus visitasi kepmimpinan nasional PKN II angkatan IX. Dan semua organisasi perangkat daerah Kota Surakarta siap mendukung kegiatan ini. Serta silahkan menikmati kota Surakarta yang terkenal dengan identitas budayanya,” kata Dwi.

Selain itu, Dwi juga menyampaikan pesan Wali Kota bahwa perubahan mindset seluruh ASN adalah sebuah keharusan. Karena hakekatnya aparatur sipil negara adalah pelayanan. Kemudian arah kebijakan yang disusun pada saat ini bukan lagi berorientasi terhadap output tetapi harus sampai outcome.

“Saat ini pelayanan tidak hanya berorientasi pada output tetapi juga sampai kepada outcome, agar dapat lebih bermanfaat bagi seluruh masyarakat,” urainya.

Dalam rangkaian pertemuan tersebut, Kepala Dinas Perdagangan Bapak Heru Sunardi memaparkan kondisi eksisting perdagangan Kota Surakarta. Dan keberhasilan Kota Surakarta dalam mengelola pasar yang ada di Kota Surakarta.

Ada beberapa kunci sukses yang dilakukan oleh Pemkot Surakarta dalam sektor perdagangan yaitu digitalisasi, perubahan mindset pedagang dan penguatan identitas pasar Kota Surakarta yang bukan hanya sebagai pasar tetapi juga sebagai lokasi pariwisata.

“Keberhasilan Pemkot Surakarta dalam pengelolaan pasar tidak terlepas dari beberapa hal, antara lain digitalisasi, perubahan mindset pedagang dan penguatan pasar tidak hanya sebagai pasar tetapi juga sebagai lokasi wisata yang membanggakan,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu juga dilakukan sesi tanya jawab antara peserta visitasi kepemimpinan nasional dan dinas perdagangan Kota Surakarta tentang berbagi strategi dan lesson learn yang bisa  diadopsi dan diaplikasikan oleh pemimpin strategis di daerahnya masing-masing

“Kami berharap, pertemuan kita hari ini, bisa saling bertukar pengalaman. Apa yang menjadi hal positif dan bisa dikembangkan di daerah kita masing-masing silahkan di adopsi. Mana yang dirasa kurang layak, silahkan dijadikan pengalaman dan tambahan literasi,” pungkas Kadis Perdagangan Heru.