SOLO, MettaNEWS – Pembukaan Stadion Manahan Solo hingga malam hari tak lepas dari keluhan para pengunjung. Maklum saja gelanggang olahraga ini baru dibuka untuk pertama kalinya di waktu malam hari.
Beberapa pengunjung rata-rata mengeluhkan hal serupa yakni minimnya penyinaran di kawasan olahraga tersebut.
Pantauan MettaNEWS, beberapa titik seperti pintu VIII dan XI masih cukup gelap. Namun tak lebih dari 10 meter lagi area kembali nampak terang.
“Penerangan masih ada yang kurang dibeberapa titik yang ada pohon besar. Masih kelihatan gelap soalnya kalau malam kita nggak tahu ada kerikil atau apa nanti kalau kesandung. Cuma di dekat pohon besar aja sih selebihnya oke,” ujar salah satu pelari, Artaslistya, Senin (15/5/2023).
Arta berharap Pemerintah Kota Solo dapat meningkatkan penerangan terutama di velodrome.
“Cuma di velodrome itu nggak ada sama sekali mungkin kalau ada yang pengin latihan sprint kan di situ 400 meter. Kalau di sana nggak ada penerangan sama sekali berarti belum bisa dipakai,” kata dia.
Selain penerangan yang masih kurang di beberapa titik, Arta menyarankan agar fasilitas seperti kamar mandi portabel disediakan. Sebab ia harus masuk ke dalam ruangan VIP untuk bisa menjangkau toilet.
Padahal toilet tersebut cukup jauh dari pusat aktivitas olahraga.
“Fasilitas sementara kita baru nyoba yang putaran 700 lumayan oke mungkin untuk toiletnya. Sama yang velodrome itukan gelap
Kalau ada yang make buat yang nggak benar itu kan, soalnya gelap banget di situ,” ujar Arta.
Kehadiran foodtruck di Stadion Manahan juga tak kalah menyita perhatian Arta. Menurutnya foodtruck dapat bermanfaat bagi pengunjung untuk melepas lelah.
“Foodtruck oke kalau ada yang jual minuman itu oke karena memang kita butuh asalkan tempat sampahnya gampang ditemui,” tuturnya.
Arta juga menyoroti perihal keamanan. Menurutnya aktivitas malam di Stadion Manahan memerlukan pengawasan yang lebih.
“Keamanan dari tadi kita nggak lihat ada security mungkin karena hari pertama masih kelihatan ramainya jadi aman-aman aja. Tapi nanti katanya mau dibuka setiap malam. Pasti ada malam yang sepi kan kalau nggak ada security pasti takut sih,” jelasnya.
Tidak hanya lokasi olahraga saja yang butuh penerangan, Arta menyarankan agar kantong parkir juga bisa lebih terang agar pengunjung merasa aman meletakkan kendaraannya.
“Sama tempat parkirnya bisa dikasih penerangan kalau mau simpan kendaraan. Yang di sini oke sudah nggak ada yang kaya dulu banyak yang aspalnya nggak rata sekarang kita cek sudah berapa putaran oke sih,” tandasnya.
Tak berbeda dengan Arta, Maya juga mengeluhkan soal penerangan.
“Semoga ini long last bisa dibuka terus. Kalau bisa lampunya lebih banyak lagi yang dinyalain biar nggak ada hal-hal negatif di Stadion Manahan,” saran Maya.
Sebelumnya Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka membeberkan Stadion Manahan akan dibuka untuk uji coba pada 15 Mei 2023. Ia juga meminta apabila ada masukan bisa disampaikan.
“Manahan buka sampai malam mulai tanggal 15 Mei. Ya nanti dicoba dulu. Minta masukannya kalau ada kekurangannya bilang aja. Fasilitas yg ditambahi lampu aja. Sama foodtruck. Sambil jalan ya,” ujar Gibran di Balai Kota Solo, Rabu (10/5/2023).








