SOLO, MettaNEWS – Sejumlah kader senior PDI Perjuangan berkumpul di Istana Batu Tulis Bogor. Agenda Jumat (21/4/2023) PDIP akan mengumumkan Calon Presiden, yang diyakini banyak pihak akan jatuh ke Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Namun, sosok FX Hadi Rudyatmo yang dikenal getol mendukung Ganjar justru tak ikut berkumpul di forum rapat DPP yang diperluas itu. Ditemui di rumahnya di Pucangsawit, Jebres, Solo, Rudy mengatakan agenda hari ini hanya layat ke tetangga.
“Saya libur tidak komentar dulu. Tentang pencalonan presiden, katanya mau ada pengumuman siang ini, ya silakan tunggu saja pengumumannya,” ujar Rudy santai.
Rudy pun menolak berkomentar tentang siapa calon yang akan diumumkan namanya siang ini.
“Wis pokoke aku ora ngerti apa-apa. La wong HP ku kecemplung kali, cek saja beberapa waktu ini saya tidak ada komunikasi keluar,” selorohnya.
Rudy, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Solo, dikenal sering bersuara mendukung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden.
Atas sikap tersebut, DPP PDI Perjuangan sempat menjatuhkan sanksi kepada Rudy berupa pemanggilan ke Jakarta untuk menerima teguran keras.
“Iya gak papa, saya kan kader, sudah 40 tahun di partai. Kalau mau dapat sanksi y aitu dinamika kehidupan saya sebagai kader. Silakan saja, pokoknya yang saya dukung nanti adalah calon yang mendapat mandat dan rekomendasi dari Ketua Umum Ibu Megawati,” tandasnya berulang kali.
Bahkan, seandainya calon itu bukan Ganjar, Rudy mengaku siap mendukung dan memenangkan. Misalkan siang ini ada pengumuman, malam nanti pihaknya sudah akan meneruskan perintah Ketua Umum kepada segenap kader akar rumput.
“Catat! Saya itu kader militan. Bukan sekadar loyal. Kalau cuma loyal, kecewa sedikit akan berpaling. Kalau saya biar kena gebuk berkali-kali tetap tidak akan berubah sikap,” pungkasnya.
Sejumlah elite PDI Perjuangan saat ini berkumpul di Istana Batu Tulis untuk acara partai yang tampak istimewa. Kekhususan acara ini tampak dari dress code para elite partai yang hadir. Selain mengenakan baju merah hitam khas PDIP, para kader pria juga wajib mengenakan peci ala Bung Karno.








