SOLO, MettaNEWS – Perbedaan hari raya Idul Fitri, menyebabkan ada dua salat Id yang berbeda. Di Kota Solo, Keraton Surakarta dan Pura Mangkunegaran menampung dua kali salat Id.
“Silakan saja, kami menghormati semua kelompok sesuai keyakinannya. Yang mau salat Id Jumat boleh menggunakan lahan di depan Kori Kamandungan. Yang salat pada hari Sabtu juga menggunakan tempat yang sama,” tutur GKR Wandansari, adik Sinuhun Paku Buwono XIII, Kamis (20/4/2023).
Salat Id dua kali di depan Keraton, uniknya terselenggara kelompok yang sama, Jamaah Pemuda Islam Baluwarti. Hari Jumat, dengan Imam dan Khatib Ustaz Iqbal Tantowi, Imam Besar Masjid Fatimah.
Sedangkan Sabtu besok, dengan Imam Ustaz Val Ramzy Adrian, Santri PPMI Takmirul Islam. Sedangkan sebagai Khatib, Ustaz Ahmad Fausi, guru PPMI Assalam.
Di Pura Mangkunegaran, salat Id Jumat pagi berlangsung di lapangan Pamedan, melibatkan sekitar 1.500 jemaah. Penyelenggara salat Id, Pemuda Ranting Muhammadiyah Keprabon, dengan Imam sekaligus Khatib, Mas Ahmad Dimyati.
Sementara itu, Ketua GP Ansor Solo, Arif Sarifudin menyebut, salat di Pamedan Mangkunegaran Solo kemungkinan diselenggarakan oleh NU tingkat ranting atau kelurahan. “Ya, beberapa anggota Banser nanti juga akan melakukan pengamanan seperlunya,” ujar Arif kepada wartawan.







