Tiga Bocah Memancing di Kali Pepe, Seorang Terpeleset dan Tewas Tenggelam

oleh
oleh
basarnas, tiga bocah memancing
SAR gabungan mengevakuasi jenazah Diki Ahmad Maulana yang tenggelam di Kali Pepe, Senin (14/4/2023) | dok Humas Basarnas

KARANGANYAR, MettaNEWS – Musibah menimpa tiga bocah memancing ikan di Kali Pepe di Dusun Madoh, Desa Bolon, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, Minggu (16/4/2023) siang. Seorang dari mereka, Diki Ahmad Maulana (10) terpeleset dan tenggelam.

Jenazah Diki terevakuasi Senin (17/4) pagi oleh SAR gabungan di bawah koordinasi Basarnas Pos SAR Surakarta. Saat ini jenazah telah berada di rumah duka, tidak jauh dari lokasi musibah.

Kepala Kantor Basarnas Semarang, Heru Suhartanto dalam siaran pers memaparkan, musibah itu terjadi Minggu siang sekitar pukul 11.30 WIB.

“Tiga bocah memancing ikan, namun nahas, korban terpeleset dan tenggelam. Informasi yang kami terima, Diki memang tidak bisa berenang. Kedua temannya karena masih anak-anak juga tidak bisa menolong, selain melaporkan kejadian tersebut,” paparnya.

Pencarian terhadap korban segera berlangsung dengan melibatkan puluhan relawan dari organisasi. Koordinator Pos SAR Surakarta, Arief Sugiyarto membagi tim pencari menjadi dua kelompok.

Satu tim menyusur tepian sungai dengan pelampung, satu tim lain menggunakan perahu karet. Pencarian bahkan berlangsung hingga malam hari, menyisir Kali Pepe yang kedalamannya sekitar 3 meter dengan lebar 10 meter.

Hingga Senin pagi, korban terlihat mengapung lebih kurang 1 kilometer dari tempatnya tenggelam.

“Kami berterimakasih kepada setiap potensi yang mendukung misi SAR. Dengan korban sudah ketemu, operasi SAR kami tutup dan setiap potensi kembali ke pangkalan masing-masing,” tutup Heru Suhartanto.