Tampil 1 Jam, God Bless Bawakan Semut Hitam dan 9 Lagu Populer di Konser Deep Purple

oleh
God Bless
Penampilan God Bless di konser World Tour Deep Purple Edutorium UMS, Jumat (10/3/2023) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Grup rock legendaris Tanah Air, God Bless membawakan 10 lagu dalam konser Deep Purple di Edutorium UMS, Jumat (10/3/2023) malam. Grup band yang digawangi Ahamd Albar dan Ian Antono ini naik panggung pukul 20.09 WIB.

Lagu Huma Di Atas Bukit membuka penampilannya di hadapan 7.000 penonton. Konser 48 tahun bertemunya kembali Deep Purple dan God Bless ini disaksikan oleh Presiden Jokowi, Ibu Negara Iriana Jokowi dan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka di site VIP.

Tidak hanya Presiden Jokowi dan keluarga. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo bersama istri Siti Atiqoh Supriyanti dan putra tunggalnya, Alam Ganjar juga menyaksikan konser ini di kelas festival.

Di sela-sela membawakan lagu, sang vokalis Ahamd Albar menyampaikan rasa teriamkasihnya kepada Gibran. Telah dilibatkan dalam konser World Tour Deep Purple di Indonesia kali ini.

Saya mengucapkan terimakasih kepada bapak Presiden Joko Widodo dan Pak Ganjar Pranowo dan juga Wali Kota Solo Mas Gibran untuk menghadirkan God Bless di sini. Memeriahkan acara ini,” tutur Ahamad Albar.

Tak lupa ia juga mengucapkan terimakasih ke 7.000 pasang mata yang telah hadir menyaksikan ia membawakan lagu demi lagu.

“Terutama sekali saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Anda semua yang rela hadir di sini. Hidup Solo,” seru Ahmad.

God Bless tampil selama 1 jam membawakan 10 lagu. Seperti Huma Di Aas bukit, Blablabla Kehidupan, Semut Hitam, Rumah Kita, Panggung Sandiwara, Bara Timur, Cermin, Problema, Bis Kota dan Trauma.

Penonton Luar Daerah ke Solo Demi Konser Deep Purple dan God Bless

Konser dua band rock legendaris ini menyedot wisatawan luar daerah. Yang juga penonton konser Deep Purple dan God Bless tahun 1975 silam. Ia adalah Herman, warga asal Kediri Jawa Timur. Herman datang bersama putranya untuk menyaksikan penampilan Deep Purple dan God Bless berada di satu panggung lagi.

“Ya memuaskan, biasanya nonton God Bless di Jakarta ya ini cukup di Solo lebih dekatlah. Cuma kurang besar aja. Saya terakhir juga nonton yg konser Deep Purple tahun 1975,” ujar Herman.

Herman menunggu lagu Penjilat Matahari dan Musisi dinyanyikan God Bless di konser kali ini. Namun sayangnya kedua lagu tersebut tidak dibawakan. Kendati demikian, Herman tetap menikmati konser hingga konser berakhir.

“Karena kan dia punya 5 album yang paling saya tunggu-tunggu Penjilat Matahari sama Musisi.
Tapi kok ngga dinyanyiin, ini formasi aslinya kurang 2 ngga ikut, absen. Tapi ya nggak papa,” terangnya.

Herman membeli dua tiket pada Januari lalu seharga Rp 1.805.000. Ia merasa dengan harga demikian cukup memuaskan ketimbang harus jauh-jauh ke Jakarta.

“Dari pada ke Jakarta ya ini lumayan lah lebih dekat. Mau cari yang duduk susah dan ribet. Ini dapatnya pre sale Rp 1.805.000 2 tiket. Nukernya tadi pagi, beli online. Karena kan nginep sama kuliner sekalian cari Selat Solo dan tengkleng,” pungkasnya.