Barongsai Tripusaka Solo Full Orderan Selama Perayaan Imlek

oleh
Barongsai Tripusaka
Penampilan tim Darongsai Tripusaka di TK SD Tripusaka pada depan anaknya TK SD wilayah Coyudan Solo, Selasa (24/1/2023) | MettaNEWS/ Kevin Rama

SOLO, MettaNEWS – Tim Barongsai dari yayasan pendidikan Tripusaka Solo full orderan selama perayaan tahun baru Imlek 2023. Seperti pada hari Selasa (24/1/2023) tim Barongsai dan Lion Tripusaka mengelar pertunjukan di TK SD Tripusaka sendiri.

“Karena sebelumnya full pada tempat lain. Kebetulan dari sela-sela job hanya pagi ini (24/1) yang paling senggang. Jadi kami mengelar di rumah sendiri,” kata Pembina Barongsai Tripusaka, Adjie Chandra Selasa (24/1).

Dalam pertunjukan itu, kepala sekolah TK Tripusaka mengundang sekolah lain dalam wilayah Purwodiningratan, Jebres untuk ikut menyaksikan penampilan khas Imlek tersebut.

Lebih lanjut, untuk sekolah-sekolah yang telah rampung penampilan barongsai Tripusaka Antara lain SD Warga, TK Beta, SD Pangudi Luhur, SD Kanisius Keprabon dan lainya.

“Kami mulai dari tabggal 15 Januari kemarin dan itu berturut-turut. Sebenarnya masih banyak sekolah yang meminta, tapi waktunya banyak yang berbarengan jadi kami tidak bisa menyanggupi semuanya. Total sudah manggung sebanyak 25 kali,” jelas Adjie.

Selanjutnya ada Mall The Park yang meminta aktraksi lebih maksimal dengan penampilan Barongsai mengungkapkan tinag tinggi.

Untuk penutupan, Adjie mengungkapkan akan ada kirab Cap Go Meh. Kirab ini bakal digelar pihak Tripusaka pada 4 Febuari 2023 di kawasan Purwodiningratan atau Coyudan dan sekitarnya.

“Imlek kemarin kan hari Minggu, untuk Cap Go Meh 15 hari setelahnya pasti juga hari Minggu. Tapi anak-anak kalau hari Minggu ngarasa ngga seru, karena toko-toko pada tutup karena anak-anak paling senang lihat angpao yang bergelantungan di depan toko,” jelas Adjie.

Barongsai Tripusaka Solo Persiapan Cap Go Meh

Akan ada 3 kelompok yang turun dalam kriab cap go meh di Kota Solo. Pembina Barongsai Tripusaka Adjie Chandra mengungkapkan 3 kelompok itu yakni Tripusaka, Macan putih dan pecahan macan putih.

“Untuk kami (Tripusaka) biasanya di wilayah Coyudan dan sekitarnya, rute-rute jalan kawasan ini. Untuk Macan Putih Sudiropraja biasanya wilayah Kelenteng Pasar Gede dan sekitarnya dan untuk pecahan dari macan putih yang berada di Gilingan, mereka akan berkeliling wilayah pasar legi,” jelas Adjie.

Selanjutnya pada tanggal 5 Febuari tepat hari Cap Go Meh di Balaikota Solo akan ada perayaan imlek bersama.

Barongsai Tripusaka ini telah berdiri sejak 1999 atau berumur 24 tahun. Adjie mengungkapkan untuk personel dari Tripusaka saat ini sekitar 60an orang yang terdiri dari anak-anak sekolah dasar hingga pekerja.

“Ini menandakan permainan barongsai ini merupakan hal yang menyenangkan, terlebih daei 60an anggota kami 95 persen adalah etnis Jawa. Ini merupakan sebuah kebanggaan bagi kami Tripusaka dan saya pribadi,” ungkapnya.

Hal tersebut yang membuat toleransi di kota Solo begitu dinamis, selain itu hal tersebut yang membuat kepak sayap dari Tripusaka terus berkibar dan tinggi.