Konsep Bangunan Sama dan Tidak Ikonik, Gibran Tegur Beberapa Dinas

oleh
oleh
pendapa kelurahan
Walikota Gibran ijinkan warga kembali gunakan pendapa kelurahan untuk acara | Metta News / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS –Setelah mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepala Daerah dan Forkopimda Tahun 2023 di SICC, Bogor, Selasa (17/1/2023), Wali Kota Solo Gibran Rakabuming mengaku mendapat banyak arahan dari Presiden Joko Widodo. Salah satunya adalah soal bangunan ikonik di Solo.

Gibran mengungkapkan beberapa arahan dari Kepala Negara adalah mengenai penanganan inflasi, pertumbuhan ekonomi, kemiskinan dan stunting.

“Kemarin saya banyak mendapat arahan soal inflasi, pertumbuhan ekonomi, sama stunting. Stunting kita sekarang tiga persen, masalah kemiskinan juga. Pengangguran terbuka berkurang jadi 5,8 persen. Nanti kita kejar terus ya,” kata Gibran, Rabu (18/1/2023).

Gibran menegaskan akan secepatnya menyelesaikan masalah stunting, kemiskinan dan pengangguran terbuka di Solo.

“Kita kejar terus. Sudah masuk dalam proposal hibah Arab Saudi juga. Tenang saja, aman-aman,” kata Gibran.

Branding Kota Lewat Bangunan Ikonik

Selain masalah tersebut, lanjut Gibran, pihaknya juga mendapat arahan mengenai bagaimana daerah atau wilayah di Solo ini menunjukkan ciri khas, ikonik dan potensi masing-masing.

Gibran mengamati beberapa bangunan pasar dan kelurahan yang konsepnya sama semua, tidak menonjolkan ciri khas daerah tersebut.

“Makanya itu kemarin saya tegur beberapa dinas ya. Kalau buat bangunan, bangunan pasar, bangunan kelurahan harus ikonik. Ojo copy paste, saya mengamati beberapa konsultan, arsitek yang membangun cuma copy paste itu. Jadi hasilnya ya mirip semua, tidak ada ikoniknya,” tegas Gibran.

Gibran mengaku telah mengarahkan beberapa dinas supaya dalam membangun pasar atau kelurahan bangunannya harus ikonik dan tidak sama semua.

“Intinya saya sudah kasih referensi bangun opo, dana tiap kelurahan berapa, tiap kecamatan punya ciri khas masing-masing ora podo kabeh. Yang jelas fungsional iya, tapi harus punya ciri khas jangan sama semua,” imbuhnya.

Gibran mengungkapkan untuk bangunan pasar, kelurahan dan gedung fasilitas Pemkot yang akan dibangun tahun ini ia sudah memberi arahan ke dinas terkait supaya membangun sesuai ciri khas dan ikonik.  Seperti pasar mebel Mojo dan Tunggulsari.

“Sudah tak arahkan. Fungsional tapi tetap ikonik,” jelas dia.

Pada pertemuan Forkopimda se Indonesia tersebut, Presiden Joko Widodo memberikan beberapa pesan kepada kepala daerah, yakni gubernur, bupati, dan wali kota.

Beberapa arahan tersebut merespon fenomena-fenomena yang terjadi beberapa waktu ini. Mulai dari adanya perlambatan ekonomi dunia yang membuat harga barang melonjak, kota dengan branding yang kuat, hingga sulitnya membangun rumah ibadah bagi agama tertentu.