Kapolda: Penangkapan Terduga Teroris Tidak Berkaitan dengan Hajat Jokowi

oleh
Densus 88 Polri
Ilustrasi Densus 88 Polri | polri.go.id

SOLO, MettaNEWS – Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Lutfi menegaskan bahwasanya penangkapan terduga teroris oleh Densus 88 di Wilayah Sukoharjo pada Kamis (1/12/22) Kemarin, tidak ada hubungannya dengan pernikahan putra Jokowi yang akan berlangsung tanggal 11 Desember besok.

“Tidak ada hubungannya dengan Manten,” Tegas Ahmad Lutfi saat ditemui Wartawan di Mako Polresta Solo Sabtu (3/12/22).

Dikatakan penangkapan itu merupakan penegakkan hukum KKYD (Kegiatan Kepolisian Yang di Tingkatkan) yang langsung di tangani oleh Kapolri.

“Langsung tanya ke Kapolri untuk masalah ini,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, penangkapan itu di lakukan oleh etasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror terhadap DU (47) disebuah rumah kontrakan di wilayah Dukuh Ngruki, Cemani, Grogol, Sukoharjo.

DU merupakan warga pendatang baru disebuah rumah kontrakan di dukuh tersebut. Dari identitasnya, DU merupakan warga Bratan, Pajang, Laweyan, Solo.

Ia merupakan warga kedua yang ditangkap setelah sebelumnya, MJI. Pemuda 22 tahun tersebut ringkus pada tahun 2020.