Lewati ke konten
Mettanews.id
  •  
  • Pencarian
  • Follow Me:
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • Whatsapp
    • Youtube
    • RSS
  • UPDATE
    • Pendidikan
    • Feature
    • Jawa Tengah
    • Kota Solo
    • Lingkar Surakarta
    • Manca
    • Nasional
  • BUSINESS
    • Inspirasi
    • Tips
  • INSIGHT
    • Opini
    • Tajuk
  • LIFESTYLE
    • Hobi
    • Kesehatan
    • Mode
    • Griya
  • SHOW
    • Event
    • Artis
    • Film
  • SPORT
    • Atlet
    • Bola
    • Gelanggang
  • TECH
    • Teknologi
    • Gadget
    • Otomotif
  • TRAVEL
    • Destinasi
    • Kuliner
    • Landmark
Homepage » MettaUPDATE » Kota Solo » Mengintip Perbedaan Visualisasi dan Konsep 3 Logo Solo Spirit of Java

Mengintip Perbedaan Visualisasi dan Konsep 3 Logo Solo Spirit of Java

01/12/2022oleh Adinda Wardani
oleh Adinda Wardani
  • E15B4D83-7933-4649-80E1-F8939EF60340
  • E3E5862E-85AC-4CD6-AD2C-FB6ECAD6B789
  • E0248C1A-36B4-472B-8E84-CD169D452520
    Solo Spirit of Java
    Tiga desain logo Solo The Spirit of Java akan diuji publik hingga 11 Desember 2022 | MettaNEWS / Adinda Wardani

    SOLO, MettaNEWS – Dalam rangka Hari Jadi ke-278 Pemerintah Kota Solo menggelar lomba Desain Ulang Logo Spirit of Java. Lomba ini dibuka sejak 28 November dan akan berakhir pada 11 Desember 2022, dengan total hadiah Rp 20 juta.

    Ada 495 peserta dari segala penjuru Tanah Air yang mengikuti lomba ini. Hingga akhirnya 3 logo terbaik dipilih untuk diuji publik. Nantinya hanya ada satu logo yang akan terpilih sebagai logo baru Solo The Spirit if Java.

    Adapun ketiga logo ini telah diumumkan di media sosial Instagram Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka @gibran_rakabuming dan @gibran_tweet pada Kamis (1/12/2022). Berikut tiga desain logo beserta konsep yang terpilih untuk diuji publik.

    Logo Solo The Spirit of Java yang pertama memiliki unsur warna coklat. Nyawa dari perancangan ulang dan identitas visual ini adalah perwujudan visi Solo sebagai kota budaya dan representasi Jawa melalui slogan The Spirit of Java.

    Dengan brand statement tersebut, Solo mendeskripsikan dirinya sebagai kota budaya dengan nilai-nilai keluluhuran Jawa yang kental dan otentik, mencakup manusia dan kebudayaan hidup manusia Jawa itu sendiri.

    Deskripsi tersebut digambarkan dalam komposisi dinamis antar bentuk geometris terinspirasi dari budaya Jawa yang sederhana, saling menyambung dan berkesinambungan, namun kokoh dalam perpaduannya yang bergeliat dengan energi kebudayaan Jawa.


    Visualisasi logo Solo The Spirit of Java yang kedua bergaya doodle dengan paduan warna ungu dan hijau muda. Warna ungu mewakili keagungan, kekayaan budaya Kota Solo. Sedangkan warna hijau mewakili pertumbuhan dan sustanability.

    Visualisasi Gunungan mewakili citra Solo sebagai kota budaya, dan salah satu ikonik budaya Jawa secara umum. Tujuannya memberikan impresi dan persepsi yang cepat mengenai konteks Solo “The Spirit of Java”.

    Gaya visualisasi dengan pendekatan “doodle” memberikan kesan yang humanis, tidak kaku dan ramah. Membawa arah baru branding Kota Solo yang menjadi lebih segar, kekinian, dinamis, kreatif dan modern.

    Warna hijau pada gunungan ini juga menyerupai visualisasi daun, memberikan makna suistanable atau berkelanjutan. Sebagai wujud Kota Solo membangun dengan kesadaran yang berkelanjutan.

    Membangun pariwisata yang berbasis suistanable tourism dan segala bentuk pembangunan yang berwawasan lingkungan.

    Garis berbentuk kurva melengkung yang menghubungkan dua huruf “o” memberikan pesan senyum, mewakili bentuk keramahan dan segala bentuk kearifan lokal warga kota Solo. Kurva yang menghubungkan antara dua huruf “o” ini juga memberikan pesan terhubung dan kolaborasi.


    Terakhir, logo Solo The Spirit of Java menggunakan warna merah maroon dengan 
    mengangkat kosep budaya Jawa yang kental tetapi dengan tampilan gaya yang modern sebagai identitas brand personality.

    Unsur yang terus melekat sebagai jiwanya Jawa logo ini merepresentasikan Solo kota budaya, huruf yang digunakan menggunakan font yang simple sehingga terlihat visual yang dinamis seperti kehidupan kota Solo.

    Visual logo pada huruf “0” dibentuk dengan menggunakan elemen lung atau relung yang sangat identik dengan batik Jawa mengartikan sebagai simbol masyarakat yang suka tolong menolong, gotong royong, lemah lembut, menghargai sesama, luwes, dan santun.

    Disetiap huruf “0” terdapat lung atau relung mempresentasikan keseimbangan bangkit bergerak bersama dengan selalu mengusung budaya kearifan lokal. Huruf L yang terkesan melengkun di sudut atas dan bawah menggambarkan selalu bergerak kedepan bersama masyarakat dalam mengembangkan bidang pendidikan, ekonomi, pariwisata serta teknologi, kesehatan dan pangan untuk menjadi lebih baik.

    Paduan elemen-elemen logo Solo secara keseluruhan mencerminkan Solo masa kini tanpa meninggalkan budaya serta jati diri adat Jawa dengan harapan masyarakat yang selalu menjadi makmur dan sejahtera.

    Warna Merah pada logo Solo merepresentasikan spirit keberanian, energi dan optimis percaya diri untuk terus selalu kreatif serta dapat menginspirasi. Warna abu-abu mengartikan keseriusan, kestabilan, dan bertanggung jawab antara masyarakan dengan pemerintahan.

    Ditag Lomba desain ulang logo solo the spirit of java lomba logo lomba logo hut kota solo
    Posting Terkait
    • Inspirasi dari Pohon Sala, Desain Warga Yogyakarta Jadi Juara Lomba Logo HUT ke 280 Kota Solo
    • Mahasiswa DKV ISI Surakarta Sabet Juara I Logo HUT Kabupaten Pemalang
    • Nganyari Pracima Tuin, Gibran Luncurkan Buku dan Logo Ulang Tahun Kota Solo
    • Duh! Logo HUT ke-278 Kota Solo Dikatakan Plagiat Logo Slank, Juri Buka Suara
    • Warga Bandung dan Sleman Sabet Juara Lomba Desain Logo Solo Spirit of Java dan Maskot Rajamala
    oleh Adinda Wardani
    • Ikuti Kami Pada

    Navigasi pos

    Pos sebelumnya Kereta Pengantin Kaesang dan Erina Lewat CFD, Panitia Siapkan Makanan Gratis Serta Bagi Suvenir Pernikahan
    Pos berikutnya Pakem Pura Mangkunegaran yang Pantang Dilanggar di Pernikahan Kaesang-Erina

    Jangan Lewatkan

    • Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi di Cilacap, Pemerintah Targetkan Dongkrak Ekonomi dan Serap 600 Ribu Tenaga Kerja
    • Kukuhkan Dua Guru Besar Baru, UMS Perkuat Riset Berkelanjutan untuk Masyarakat
    • Komjak RI Awasi 100 Hari Kerja, 14 Kajati Baru Diminta Jaga Kepercayaan Publik
    • Gangguan Jalur di Bekasi Timur, KAI Daop 6 Yogyakarta Batalkan Sejumlah Perjalanan KA
    • Wawali Astrid Tampil Menari Gambyong di Jebres Menari, Perkuat Komitmen Pelestarian Budaya Solo
    Metta Solo FM Live
    idle
    https://www.youtube.com/watch?v=JiYlQh1ndMQ
    iklan ahas dokter motor
    mettanews.id @2024

    Logo

    Metta Media consists of Metta FM, Metta EO and Metta COMM.We are ready to inspire families all over the world and become perfect media solution for you.Connect With Us

    • facebook
    • twitter
    • instagram
    • whatsapp
    • youtube

    Tentang Kami

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Karir
    • Info Iklan
    • Privacy Policy
    • Disclaimer

    Jaringan Media

    • Metta FM
    • Metta News
    • Metta EO
    • Metta COMM
    • Metta Care