Buka Muktamar di Solo, Presiden Jokowi Sebut Berkat Dukungan Muhammadiyah ‘Aisyiyah, Indonesia Menjadi Titik Terang di Tengah Dunia yang Muram

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo menghadiri sekaligus membuka gelaran Muktamar ke 48 Muhammadiyah ‘Aisyiyah di Stadion Manahan Solo, Sabtu (19/11/2022).

Presiden Jokowi menyampaikan lembaga pendidikan yang dimiliki Muhammadiyah diharapkan memiliki peran sentral untuk terus menyebarkan Islam yang berkemajuan, penuh nilai toleransi, menjaga persatuan, menjaga persaudaraan dan perdamaian sesuai dengan ajaran Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam.

“Saya mengharapkan bantuan bapak ibu semuanya selain habluminallah juga habluminannas juga perlu diperkuat habluminalalam yang menekankan pentingnya pelestarian alam dan juga pelestarian lingkungan,” tutur Presiden.

Melalui kerja bersama, Presiden meyakini Indonesia akan mampu tumbuh maju di tengah gambaran dunia yang suram.

“Dengan dukungan keluarga besar Muhammadiyah ‘Aisyiyah, Indonesia bisa menjadi titik terang di tengah dunia yang muram, Indonesia laksana sang surya yang menerangi dunia,” katanya.

Menghadapi kompetisi global, Presiden menekankan semua harus fokus pada peningkatan kualitas SDM dan penguasaan IPTEK.

“Muhammadiyah mempunyai 170 perguruan tinggi, 1350 an SMA sederajat, 1826 an SMP sederajat, 2 ribuan SD dan 20 ribuan Kelompok Belajar dan TK serta hampir 500 pesantren. Kekuatan pendidikan ini menjadi kontribusi besar Muhammadiyah pada negara,” tegas Presiden.

Menurut Presiden, peran sentral Muhammadiyah untuk terus menyebarkan Islam yang berkemajuan, penuh toleransi, persaudaraan dan persatuan.

“Semoga Allah yang Maha Kuasa meridhoi bangsa Indonesia. Selamat bermuktamar,” tutup Presiden.