Sekolah Vokasi UNS Terbitkan Buku Saku Bahasa Mandarin Industri

oleh
oleh
Penjelasan buku saku Mandarin Industri kepada para penerjemah pemula | dok Clarosa

SOLO, MettaNEWS – Program Studi D-3 Bahasa Mandarin Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret menggalang kerja sama pengabdian masyarakat dengan PT Formosa Bag Indonesia, Grobogan, Jawa Tengah.

Kerja sama itu menghasilkan penerbitan Buku Saku Kosakata Bahasa Mandarin Industri sebagai Penguatan Kompetensi Penerjemah Pemula di PT Formosa Bag Indonesia, Grobogan Jawa Tengah. Kegiatan ini didanai RKAT PTNBH tahun anggaran 2022.

“Bukunya telah kami serahkan ke PT Formosa, tanggal 14 Oktober lalu, dilanjutkan dengan seminar online tanggal 21 Oktober,” terang Juairiah Nastiti Sandyaningrum, S.Pd., M.TCSOL, ketua pelaksana kegiatan pengabdian masyarakat Prodi D3 Bahasa Mandarin UNS, Senin (24/10/2022).

Juairiah memaparkan,  kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatar belakangi oleh kendala yang dihadapi para penerjemah pemula saat terjun dalam lingkup kerja sektor industri. Mereka kesulitan mempelajari dan menemui kosakata bahasa Mandarin Industri saat di bangku pendidikan ataupun tempat kerja sebelumnya.

Para pembelajar bahasa Mandarin pun dalam kenyataannya juga belum pernah mempelajari kosakata bahasa Mandarin Industri.

“Maka, kami berupa membantu para penerjemah pemula untuk meningkatkan kompetensi penerjemahan dengan meningkatkan kebendaharaan kata yang tampilan di buku saku Mandarin Industri,” ujarnya.

 Proses panjang

Tim pengabdian masyarakat D3 Mandarin Sekolah Vokasi UNS bersama para penerjemah pemula PT Formosa Bag Indonesia | dok Clarosa

Kegiatan Tim Riset Grup Prodi D-3 Bahasa Mandarin Sekolah Vokasi UNS ini terdiri dari beberapa serangkaian kegiatan yang cukup panjang. Kegiatan terbagi menjadi tiga tahapan, dimulai dengan tahap persiapan yang terdiri dari kegiatan observasi dan pelaksanaan pretest kepada para penerjemah pemula.

Dilanjutkan dengan tahap pelaksanaan yang terdiri dari kegiatan pengumpulan data, perancangan data, pembuatan buku saku, penyerahan buku saku, dan pelaksanaan workshop buku saku secara online. Selanjutnya tahap evaluasi yang mencakup monitoring terhadap kelayakan buku dengan melaksanakan post test kepada para penerjemah pemula PT Formosa Bag Indonesia