SOLO, MettaNEWS – Dalam rangka menyambut HUT RI ke 77, PLN menyelenggarakan lomba memasak menggunakan kompor induksi di lima kecamatan di Kota Surakarta.
Peserta lomba adalah Keluarga Penerima Manfaat dari Program Pengalihan Energi Berbasis Impor Menjadi Domestik.
Tercatat, setidaknya ada 1000 keluarga di Kota Surakarta yang menerima Paket Program ini. Target penerima program konversi kompor induksi adalah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) pelanggan daya 450 VA Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), 450 VA Non DTKS, 900 VA DTKS, 900 VA NON DTKS dan UMKM di Kota Surakarta.
Rangkaian acara lomba yang mengusung kompor induksi dimulai tanggal 22-25 Agustus 2022.
Lomba memasak yang dilaksanakan di lima kecamatan di Kota Surakarta mengusung tema masakan Kreasi Bakmi. Lokasi lomba tersebar di 5 Kecamatan di Kota Surakarta dengan total jumlah peserta yang berkisar 100 orang yang terbagi menjadi dua tim.
Sebagai juri dalam lomba memasak adalah masing-masing ibu camat, ibu sekretaris camat dan Perwakilan Persatuan Ibu Karyawan Karyawati PLN.
Seluruh peserta yang mengikuti lomba memasak mendapatkan 1 buah wajan anti lengket yang dapat digunakan untuk memasak dengan kompor induksi.
Selain lomba memasak, dilaksanakan juga lomba video memasak dengan kompor induksi. Kurang lebih 89 video yang ikut serta dalam perlombaan ini.
Manager PT PLN (Persero) UP3 Surakarta Joko Hadi Widayat menjelaskan, kelebihan kompor induksi diantaranya Praktis – Efisien – Aman – Cepat – Ekonomis dan Mantab.
“Praktis karena penggunaan kompor induksi cukup mudah yaitu cukup dicolokan ke listrik. Lebih Efisien dan lebih cepat karena tidak menimbulkan api dan suhu dapat dikontrol dengan mudah,” ungkap Joko.
Joko menjelaskan, kompor induksi juga lebih aman karena dapat meminimalkan risiko benda terbakar jika ada benda yang dekat dengan kompor. Kompor induksi juga otomatis mati saat wajan atau panci diangkat dari kompor.
“Lebih ekonomis karena kompor induksi bekerja dengan cara memanaskan alat masak secara langsung menggunakan energi elektromanetik sehingga hanya alat masak yang panas dan kompor tetap dingin,” ujar Joko.
Dan berbagai kelebihan yang ditawarkan membuat kompor induksi makin mantab untuk selalu digunakan.
Joko berharap dengan mengusung tema “Merdeka Bersama Nyaman Kompor Induksi” lomba ini diharapkan mampu menjadi pemicu Keluarga Penerima Manfaat untuk terus menggunakan kompor induksi.









