SOLO, MettaNEWS – Arak-arakan Kirab Budaya peluncuran prangko seri terbaru prajurit Keraton Surakarta dan ASEAN Para Games 2022 menjadi tontonan warga, Jumat (5/8/2022). Terlebih dalam kirab ini, dua versi prangko dibuat dengan ukuran raksasa yakni 2×1,5 meter.
Iring-iringan 300 peserta kirab diikuti pelajar dan 6 bregada prajurit ini dimulai dari Kori Kamandungan sampai Balai Kota Solo. Dari Alun-alun kidul (selatan) hingga Koridor Jenderal Sudirman Gladak warga nampak mengabadikan momen unik ini.
Peserta kirab pelajar mengenakan sergaam pramuka membawa bendera 11 negara Asia Tenggara APG. Dibarisan selanjutnya, kesenian Gajah Krumpyung, Buto Bajang dan Barong Kemamang juga turut memeriahkan kirab budaya ini.
Prosesi kirab budaya tiba di Balai Kota sekitar pukul 16.30 WIB dan dilanjutkan dengan ceremonialpenandatanganan prangko seri terbaru. Prangko ini ditandatangi Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa, Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kemenkominfo, Ismail, Penghageng Keraton Kasunanan Surakarta, Gusti Pangeran Harya (GPH) Dipokusumo.
Melalui penandatanganan itu, Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kemenkominfo, Ismail mengatakan kedua prangko senilai 5.000 itu resmi diproduksi dan dapat dibeli di seluruh kantor pos di Indonesia.
Terlebih Kota Solo menjadi tuan rumah ajang olahraga disabilitas APG ke-11, pihaknya mengapresiasi dengan meluncurkan prangko seri APG.
“Atas nama Pemerintah Indonesia, Kemenkominfo, kami ingin berkontribusi dan berpartisipasi dengan memberikan atensi pada Pemerintah Kota Surakarta yang sukses menyelenggaralan ASEAN Para Games ini,” ucap Ismail di Balai Kota Solo, Jumat (5/8/2022).
Pihaknya merasa senang, Pemkot Solo memiliki upaya yang baik dalam pelestarian budaya khususnya Keraton Surakarta.
“Kami juga memberi apresiasi pada Pemerintah Kota Surakarta dan jajarannya dalam upaya pelestarian budaya yang ada di Keraton Kasunanan ini,” ucapnya.
Keraton Surakarta dinilai dapat menjadi daya tarik wisatawan.
“Saat ini Keraton Surakarta jadi daya tarik wisata, ada beberapa prajurit yang diapresiasi dalam seri prangko ini seperti Prajurit Joyoantoko, Tamtaman, Prawiroanom, dan lain sebagainya,” katanya.
Pemerintah mencetak 30 ribu prangko seri ASEAN Para Games dan 450 ribu prangko seri Prajurit Keraton Kasunanan. Prangko-prangko ini akan menjadi seri yang akan terus diproduksi ke depannya.
Dapat disebar ke seluruh Kantor Pos di Indonesia, prangko seri terbaru ini dijual dengan harga Rp 5.000 dan bisa untuk berkirim surat ke seluruh Indonesia.
Sementara itu Kepala Dinas Kominfo Jawa Tengah, Rina Retnaningrum saat membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kemarin mengatakan pihaknya berharap prangko APG dapat menjadi suvenir.
“Prangko bergembar ASEAN Para Games sangat tepat diluncurkan ditengah penyelenggaraan event ini, ada 14 cabor yang diabadikan dalam prangko ini. Saya sangat mengapresiasi jika prangko ini dijadikan salah satu suvenir dalam pesta olahraga ini,” ucap Rina.








