SOLO, MettaNEWS – Closing ceremony ASEAN Para Games XI 2022 diwarnai kehebohan penonton. Ribuan penonton yang mengantre di Gate II Stadion Manahan Solo berlarian menuju pintu masuk, Sabtu (6/8/2022).
Dari pantauan MettaNEWS, ribuan penonton ini antre secara tertib. Hingga pukul 17.35 WIB para penonton yang antre tiba-tiba lari menghampiri pintu barat stadion.
Di antara ribuan penonton itu salah satunya Tia (28). Warga asal Serengan Solo ini mengaku telah antre sejak pukul 16.30 WIB. Mendengar adanya informasi pintu masuk Gate F akan dibuka, Tia berlari bersama penonton yang lain.
“Tadi ikut lari sistem antrenya lama kita kira untuk tiket itu disesuaikan dengan warna biru sama hijau ternyata enggak jadi antrenya terlalu panjang,” kata Tia kepada MettaNEWS, Sabtu (6/8/2022).
Pihaknya menyayangkan sistem tiketing terlalu ribet. Antrean masuk yang terlalu panjang jelang penutupan gate membuat penonton sepertinya was-was tak bisa masuk.
“Harusnya dipisah-pisah kalau udah dapet C harusnya ya di gate a ha antrenya, sistemnya ribet kasian sama yang tua dan anak-anak, terus juga pendaftaran tiketnya itu harusnya dibanyakin nggak cuma 300 kan yang minat banyak,” katanya.
Penonton lain, Muhammad Fajar (22) membandingkan sistem masuk saat Opening Ceremony Minggu, (31/7/2022) lalu. Pasalnya saat Minggu lalu, sistem antrean lebih mudah.
“Kalau dibanding opening sama closing lebih enak opening karena dulu itu gatenya banyak. Tadi saya pikir akses gampang tapi ternyata enggak, harusnya lebih dimudahkan untuk lihat ASEAN Para Games ini mumpung di Solo,” kata Fajar.
Sama dengan Tia, Fajar juga menyayangkan dibukanya satu gate saat penutupan APG.
“Ini kan cuma satu gate kalau bisa banyakan ini kan yang antre banyak ini sudah mau on air, kan kita juga harus siap-siap dulu, kita usahain tertib meskipun tadi ada yang lari katanya tadi close gate jam 5,” katanya.
Harus kembali antre membuatnya berharap di event yang sama besarnya panitia dapat mengatur ketersediaan pintu masuk dengan baik. Terlebih saat pengambilan tiket di hari sebelumnya dirasa tak berbeda runyamnya.
“Tadi masih antre di gerbang masih ditambah antre di dalam jadi antrenya kebanyakan, harapannya kalau ada event sebesar ini semoga panitia lebih matang lagi dalam membuat konsep,” ucapnya.
Ia juga berharap informasi yang diberikan panitia lebih matang.
“Kalau ada info soal tiket jangan mendadak kemarin pas penukaran tiket kisruh banyak yang protes banyak yang nggak fair jadi harus dipersiapkan dari awal,“ ungkapnya.







