FKIP Unisri Punya Dua Profesor, Targetkan Lahir Program Studi Baru

oleh
oleh
Program Studi Bahasa Inggris FKIP Universitas Slamet Riyadi Surakarta adakan pelatihan "Penulisan Buku Ajar Berbasis Digital" | dok Humas Unisri

SOLO, MettaNEWS – Sekretaris Yayasan Perguruan Tinggi Slamet Riyadi Surakarta, Edy Sasongko mengatakan, program studi di tiap fakultas harus berbasis digital.

Edy menegaskan pendidikan berbasis digital adalah keniscayaan untuk dapat beradaptasi atau ketinggalan. 

“Sekarang ini eranya sudah digital, serba cepat. Kalau tidak cepat akan ketinggalan dan kehilangan kesempatan,” kata Edy di sela pelatihan “Penulisan Buku Ajar Berbasis Digital” yang digelar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Slamet Riyadi Surakarta beberapa saat lalu.

Selain berbasis digital, lanjut Edy, setiap prodi juga harus ada pembedanya. Baik dibanding prodi di fakultas lain atau di universitas lain. Kalau tidak ada pembedanya, maka akan ditinggalkan.

“Di FKIP Unisri ini sudah ada dua profesor. Kita berharap dari dua profesor ini akan melahirkan program  studi baru untuk menunjang fakultas maupun universitas,” kata Edy.

Pada pelatihan “Penulisan Buku Ajar Berbasis Digital” yang digelar Program Studi Bahasa Inggris (PBI) FKIP Unisri Surakarta, menghadirkan Ketua Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Universitas Sebelas Maret (LPPM UNS) Prof Dr Sarwiji Suwandi, sebagai nara sumber. 

Edy Sasongko berharap, kegiatan pelatihan “Penulisan Buku Ajar Berbasis Digital” yang digelar Program Studi Bahasa Inggris FKIP Universitas Slamet Riyadi dan dibiayai dana hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka itu memberi manfaat.