BOYOLALI, MettaNEWS – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Donohudan mengklarifikasi pemberitaan tentang Loso, calon jemaah haji asal Kabupaten Pati belum bisa berangkat ke tanah suci lantaran terjadi kesalahan dokumen. Ternyata kesalahan dokumen itu bukan pada paspor, namun pada visa.
Hal tersebut telah diklarifikasi oleh Koordinator Humas PPIH Embarkasi SoloSarip Sahrul Samsudin, saat ditemui MettaNEWS Kamis (09/6/22).
Dia menegaskan bawa kesalahan terjadi bukan pada paspor yang dibuat oleh petugas Kantor Imigrasi melainkan penempelan foto pada Visa oleh Kedutaan Negara.
“Jadi visanya Pak Loso itu ditempel foto jemaah lain, kesalahannya di situ, dan prosesnya juga sudah dilakukan perbaikan, jadi bukan kesalahan di paspor, tapi kesalahan di visa,” jelasnya.
Kesalahan itu disadari sesaat sebelum pemberangkatan. Meski segera diperbaiki, namun tetap menyebabkan Loso terpisah dengan rombongan jemaah asal Pati, termasuk istrinya yang saat ini sudah berada di tanah suci.
Sarip mengatakan bahwa Loso akan segera diberangkatkan ke Tanah Suci. Namun tentunya juga melihat open slot atau ketersediaan kursi penerbangan yang ada.
“Ini kesalahan dokumen, jadi setelah dokumen diperbaiki disesuaikan dengan kebenarannya akan segera diberangkatkan,” ungkapnya.
Sarip juga mengatakan bahwa Loso saat ini masih berada di Asrama Haji Donohudan menunggu dokumennya diselesaikan. Yang bersangkutan juga masih menerima hak yang sama dengan para calon jemaah haji lainnya seperti hak akomodasi dan konsumsi.
Selain itu, Sarip menyebut bahwa kesalahan dokumen seperti ini hanya terjadi pada satu orang jemaah haji itu.
“Sementara ini tidak ada, hanya pak Loso aja,” ungkapnya.








