SOLO, Metta NEWS – Pihak keluarga Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers pada awak media berkaitan dengan acara pernikahan Idayati dan Anwar Usman yang akan berlangsung Kamis (26/5/2022) esok.
Mewakili pihak keluarga adalah putra dan putri anak Idayati, Septiara Silvani Putri (putri sulung) dan Adityo Rimbo Galih Samudra (anak kedua) didampingi penata acara dari wedding organizer Pengantin Production, Dani Wigung menjabarkan prosesi pernikahan dari akad nikah hingga resepsi, Rabu (25/5/2022) sebelum geladi resik pernikahan di Graha Saba Buana.
Pada keterangan pers tersebut dijabarkan detail acara mulai dari akad nikah hingga resepsi. Anak pertama Idayati, Septiara Silvani Putri (32 tahun) menjelaskan konsep pernikahan ibunya memakai konsep jawa.
“Karena pernikahan di Solo ya jawa banget, hampers nya makanan-makanan khas Solo yang sudah dipilih Ibu dan keluarga,” tutur Tia sapaan akrabnya.
Untuk souvenir pernikahan, Tia menjelaskan dipesan dari Jakarta berupa kipas dan keramik untuk cuci tangan.
“Warna kipas dan keramik nya mix ya ada beberapa warna. Kita pesan di Jakarta,” ungkap Tia.
Sementara itu, penata acara pernikahan Dani Wigung menambahkan tidak ada dine in (makan di tempat) di resepsi esok.
“Semua hampers. Jadi tamu datang, antri bersalaman dengan pengantin, foto kemudian mengambil hampers dan souvenir, selesai,” kata Dani.
Dani mengungkapkan untuk semua petugas,keluarga yang mendapat tugas, saksi dan wali nikah diterapkan Swab PCR termasuk kedua mempelai.
Pada serah terima calon pengantin akan diiringi dengan gamelan live gending Ladrang Wilujeng.
“Sesuai undangan jam 09.00 di awali dengan pasrah panampi penyerahan calon mempelai putra kepada pihak keluarga putri yang akan menerima calon mempelai putra untuk dinikahkan dengan pengantin putri,” terang Dani.

Dani mengatakan semua tamu yang hadir wajib scan barcode yang tertera di undangan.
“Tamu dengan sistem barcode, yang tidak ada barcode tidak bisa masuk. Untuk akad hanya 200 kursi. Tamu wajib mengikuti jam undangan. Yang diundang saat resepsi tidak bisa masuk pas akad. Sangat ketat karena ada RI 1 dan RI 2,” ujarnya.
Dani memaparkan secara teknis untuk dekorasi sudah menyeluruh dan malam hari nanti akan dilakukan check sound serta pemetaan siapa saja yang duduk di kursi tamu undangan akad.
“Briefing dengan tim protokol untuk acara jam 9 dimulai harapan kami tamu akad sudah hadir di jam 8.30 agar bisa punya waktu untuk menempatkan diri di tempat yang ditunjuk. Para ajudan atau asisten diharap datang jam 08.00 untuk scan barcode agar pejabat yang didampingi hadir langsung terarah ke tempat duduk,” paparnya.
Usai akad, pada pukul 11.30 resepsi akan dimulai dengan pengantin sudah siap di pintu utama dan diiringi putra putri dan cucu.
“Biasanya saat di pelaminan pengantin akan diapit oleh orang tua, besok yang mengapit putra dan putrinya. Bu Ida diapit kak Tia dan suami, pak Anwar didampingi kak Nia dan suaminya,” urai Dani Wigung yang sudah menangani pernikahan sejak tahun 1998 ini.
Sebagai penyedia katering, Monie Wibowo selaku marketing Chili Pari menambahkan hampers atau hidangan yang akan diberikan pada tamu undangan juga berkonsep masakan jawa.
“Untuk hidangan disimpan dalam bentuk hampers menu Jawa. Isinya komplit mulai dari snack, sayur, nasi racikan hingga dessert komplit cuma masakannya adalah masakan Jawa. Hampers akan dikemas dengan tas model anyaman,” pungkas Monie.








