39 Mahasiswa Akbara Hilang Misterius, Direktur Berikan Klarifikasi

oleh
39 Mahasiswa Akbara Hilang
Pelatihan mahasiswa politeknik Akbara Solo di Sekipan Karanganyar | Dok: Akbara

SOLO, MettaNEWS – 39 mahasiswa Politeknik Abdi Kemanusiaan Bagi Bangsa dan Negara atau (AKBARA) hilang secara misterius pada 14/06/2023 rabu siang. Seluruh mahasiswa yang hilang adalah mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Himpunan Mahasiswa (HIMA), dan Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Politeknik AKBARA.

Direktur Politeknik Akbara Titis Wahyuono menyampaikan, mendapat laporan dari bagian kemahasiswaan bahwa total 39 mahasiswa hilang secara misterius. Yakni 10 mahasiswa Manajemen Penanggulangan Bencana (MPB), 7 mahasiswa Bisnis Digital (BD) dan 22 mahasiswa Teknologi Bank Darah (TBD).

“Sebelum melapor ke polisi, seluruh staf sudah saya perintahkan untuk cari informasi. Dan bagian IT juga mencoba tracking informasi dari komunikasi melalui grub-grub mahasiswa,” kata Titis.

Setelah 1 jam pencarian, sambung Titis, alhamdulillah seluruh mahasiswa terdeteksi keberadaanya sedang melakukan kegiatan upgrading. Kegiatan peningkatan kapasitas bersama pelatih fisik dan penanggung jawab kedisiplinan pada bagian kemahasiswaan, Kopral. (Purn.) Bagyo di bukit sekipan, karanganyar.

“Ternyata ini simulasi sekaligus program misi rahasia untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa dari sisi kepemimpinan, kerja sama, latihan fisik dan kreatifitas. Ini juga dalam rangka Dies Natalis Politeknik Akbara yang ke 7 pada bulan Juni ini. Sekaligus upaya mencetak generasi atau mahasiswa yang kompeten, tangguh dan berkarakter,” pungkasnya.

Kopral Bagyo menambahkan, bahwa seluruh mahasiswa secara fisik dan mental ini kita berikan materi tambahan agar supaya semakin kompeten secara ilmu pengetahuan, tangguh secara fisik dan berkarakter dalam berfikir dan bertindak.

“Jadi kita melakukan Peraturan Baris Berbaris (PBB), pushup, outbound dan kegiatan fisik lainya. Kami berikan sebagai bentuk peningkatan ketahanan fisik mahasiswa dan kepemimpinan, kerja sama dan kreatifitas adalah dukungan tambahan dari sisi knowledge,” ungkap Bagyo.

Purnawirawan TNI AD Kopral Bagyo juga menyampaikan hal ini tentu tak lepas dalam upaya memberikan bekal untuk menghadapi dunia industri ketika sudah lulus nanti. Dan hal ini lah yang menjadi pembeda juga Akbara dengan kampus lainya.