Dr. Achmad Reza Pimpin Politeknik AKBARA Surakarta, Siap Tingkatkan Mutu dan Prestasi Kampus Kemanusiaan

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Politeknik AKBARA Surakarta berganti pucuk pimpinan. Dalam upacara serah terima jabatan yang digelar pada Kamis pagi, 17 April 2025, dr. Titis Wahyuono, M.Si menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada dr. Achmad Reza Diagitama. Seremoni yang berlangsung penuh khidmat ini turut disaksikan oleh Plh Ketua PMI Kota Surakarta, Sumartono Hadinoto, beserta jajaran pengurus Yayasan Peduli Mandiri Insani (YPMI).

Sebagai kampus kemanusiaan yang didirikan dan dikelola oleh PMI Kota Surakarta, Politeknik AKBARA memiliki peran strategis dalam menyiapkan tenaga profesional di bidang kemanusiaan dan manajemen bencana.

Saat ini, kampus tersebut menaungi tiga program studi, yakni D3 Teknologi Bank Darah, D4 Manajemen Penanggulangan Bencana, serta D4 Bisnis Digital.

Sumartono menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada dr. Titis atas kepemimpinannya yang telah memberikan banyak kemajuan signifikan bagi AKBARA.

“Terima kasih atas dedikasi dan kepemimpinan dr. Titis selama ini. Selamat bertugas kepada dr. Reza, semoga dapat membawa AKBARA menjadi kampus yang lebih maju dan berdaya saing,” ujar Sumartono.

Sementara itu, Direktur terpilih dr. Reza, menyampaikan tekad dan komitmennya untuk meningkatkan mutu pelayanan pendidikan di AKBARA serta mengukir lebih banyak prestasi. Ia juga berharap sinergi antarelemen kampus dapat terus diperkuat.

“Sejak awal April kami telah memulai koordinasi internal serta melakukan asesmen lapangan. Harapannya seluruh civitas akademika dapat bekerja secara kompak, efektif, efisien, dan tentunya berdampak,” ungkapnya.

Di bawah nahkoda baru, Politeknik AKBARA diharapkan semakin mampu menjawab tantangan pendidikan tinggi vokasi, khususnya di bidang kemanusiaan dan manajemen bencana yang makin relevan di tengah dinamika global. Visi besar dr. Reza untuk membawa AKBARA menjadi kampus yang berdaya dan mandiri juga menjadi harapan baru bagi mahasiswa dan seluruh pemangku kepentingan kampus.