20 Kamar Kos-kosan Keluarga di Belakang Luwes Nusukan Solo Terbakar Habis

oleh
korban kebakaran
Korban kebakaran di kos-kosan keluarga di Nusukan, mencoba mengais barang yang masih bisa diselamatkan dari sebuah lemari yang nyaris tinggal arang. | MettaNews/Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Kebakaran terjadi di Prawit RT 2 RW 2 Kelurahan Nusukan Banjarsari Solo tepatnya di belakang Luwes Nusukan, Jumat (21/10/2022). Menimpa satu rumah kos-kosan keluarga milik Novita Andari Kusuma (35).

Berdasarkan keterangan pemilik kos, Novita mengatakan kebakaran bermula dari lemari yang terbakar dari salah satu kamar sekitar pukul 06.00 WIB. Pemilik kamar yang mendapati percikan api di lemari kamarnya langsung bergegas keluar kamar dan meminta bantuan.

“Dari kasur asap rokok atau apa nggak tahu tapi sudah keluar apinya menyambar pas dia bangun kejadiannya jam 6 cepet banget langsung listrik dimatikan,” kata Novita kepada MettaNEWS.

Petugas pemadam kebakaran datang sekira pukul 06.30 WIB langsung memadamkan api dengan dibantu 6 unit mobil damkar. Namun atap rumah yang terbuat dari kayu membuat api cepat berkobar hingga menghabiskan seisi rumah.

“Damkar datang sudah habis-habisan sekitar setengah jam baru datang sudah tidak bisa menyelamatkan barang-barang yang di dalam, motor karena parkir depan langsung dibawa keluar,” tambahnya.

Setidaknya ada 29 orang dari 9 KK yang tinggal di kos-kosan ini. Adapun dari jumalh tersebut 12 diantaranya merupakan balita dan 17 lainnya orang dewasa. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Namun sebanyak 20 kamar kos-kosan habis terbakar.

“Tidak ada korban jiwa karena semua langsung menyelamatkan diri pada bangun, ya cuma harta benda saja nggak apa-apa yang penting semua aman, saya tadi masih tidur dengar orang teriak-teriak langsung matiin listrik,” terang Novita.

Kerugian akibat kebakaran belum dapat dipastikan namun Novita menyebut barang-barang berharga seperti 3 unit kulkas, 3 unit TV, sepeda gunung, sepeda lipat, handphone, perhiasan, komputer, mesin cuci hingga surat berharga sepertj sertifikat tanah, BPKB ikut terbakar habis.

Evakuasi korban ke tenda darurat

Ketua RT 2 Prawit, Nusukan Joko Dwi Hariyanto (52) mengatakan pihaknya akan membuat tenda darurat di Lapangan Tenis Banjarsari untuk menampung 29 korban kebakaran selama satu pekan.

“Kami koordinasi dengan kelurahan Nusukan nanti akan dibantu tenda darurat lokasi di lapangan tenis 20 meter untuk menampung semua 9 KK, kebetulan lokasinya dekat Puskesmas dan juga dekat dari TKP jadi yang terdampak kebakaran bisa diantisipasi,” terang Joko.

Sementara itu untuk kebutuhan pangan akan dicukupi selama evakuasi.

“Akan dibantu masalah asupannya, dibuatkan dapur darurat lokasinya di sini, bantuan toilet dijadikan satu dengan lapangan, diperkirakan kurang lebih 1 pekan,” tambahnya.

Pihak Linmas yang mendapat laporan warga adanya kebarakan langsung bergegas menghubungi petugas pemadam kebakaran. Selang 30 menit petugas Damkar datang dan langsung memadamkan api.

“Tadi pas tahu ada kebakaran Linmas langsung menghubungi Damkar, sekitar jam 06.30 WIB tapi apinya sudah terlanjur besar dan merembet ke tetangga. Ada satu rumah di sebelah barat yang ikut terbakar, belakang juga titik fokus TKP, ini apinya cepat merembet karena bahan rumahnya ada yang dari kayu reng usuk terlalu pendek menyambar ke semua bangunan,” pungkasnya.