SOLO, MettaNEWS – Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia atau IPEMI Solo mengadakan halal bihalal sekaligus memperingati milad ke 4 bertempat di Bangsal Morokoto dalam Keraton Kasunanan Surakarta, Selasa (31/5/2022).
Ketua IPEMI Solo Kanjeng Mas Tumenggung Atik Hadi Purwono Cahyaning Tyas menyampaikan organisasi yang diampunya mempunyai kewajiban untuk melestarikan budaya Solo salah satunya budaya-budaya adiluhung di Keraton Kasunanan Solo.
“Dengan adanya halal bihalal di dalam Keraton Kasunanan ini semua anggota IPEMI bisa mempromosikan budaya Jawa dari keraton dan IPEMI bisa bermanfaat untuk bisa melestarikan budaya-budaya ini,” jelas Atik.
Atik mengungkapkan, juga akan membawa seluruh pusat IPEMI untuk mengenakan dan berkegiatan di Keraton Kasunanan.
Sebagai ikatan pengusaha muslimah yang sudah menasional bahkan hingga luar negeri seperti Turki, Korea, Australia, Amerika, Brunei, Jepang Atik berharap dengan adanya IPEMI ini bisa menjadi wadah untuk meningkatkan jaringan UMKM.
“Dengan adanya jaringan hingga internasional ini tentu bisa membantu pameran produk-produk lokal di kancah internasional. Kebetulan duta-duta besar Indonesia kebanyakan teman ketua umum kita jadi dengan mudah produk-produk lokal ini bisa dibantu,” ungkapnya.

Atik melanjutkan dari IPEMI Solo akan mengadakan pelatihan-pelatihan khusus untuk para abdi dalem Keraton Kasunanan.
Kegiatan halal bihalal dan milad ke 4 IPEMI berlangsung meriah dan khidmat dengan penampilan fashion show yang diperagakan oleh anggota IPEMI dan mengenakan kreasi busana batik dari salah satu anggota IPEMI dan rancangan desainer Joko SSP.
“Kolaborasi gending dan tarian Serimpi Gondo Kusuma dipadukan dengan hasil karya pengurus IPEMI. Ini salah satu wujud kepedulian melestarikan budaya,” kata Atik.
Untuk program kedepan, Atik mengatakan akan merenovasi sebuah mushola yang berada di desa terpencil dan membutuhkan bantuan rehab.
“IPEMI selalu menyasar pada mereka yang benar-benar membutuhkan. Insyaallah di desa Teras Boyolali kita akan rehab musholanya,” tutur Atik.

Sementara itu, Pengageng Dalem dan Luar Negeri Keraton Kasunanan Surakarta, R.Ay Febri Hapsari Dipokusumo mendampingi Gusti Kanjeng Ratu Alit menambahkan, sesuai dengan izin dari Sahadap Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan Pakubuwono XIII beserta Gusti Kanjeng Ratu Pakubuwono XIII (prameswari dalem) diperkenankan IPEMI Solo menggunakan Bangsal Morokoto untuk perayaan milad dan halal bihalal.
Febri menyebut, ini menjadi pertama kalinya Bangsal Morokoto yang berada di dalam tembok Keraton Kasunanan digunakan untuk berkegiatan atau acara dari organisasi umum.
“Ini menunjukan bahwa keraton semakin terbuka kepada masyarakat dan juga bentuk konsistensi mereka yang punya kepedulian untuk menghidupkan suasana di keraton. Mengajak anggota IPEMI untuk berkain kebaya masuk ke keraton, menikmati hidangan tradisional yang dimasak oleh abdi dalem, menikmati tarian dan niyaga gamelan dari keraton,” papar Febri.
Pada kesempatan tersebut dihidangkan masakan khas keraton Surakarta yang dimasak langsung oleh abdi dalem, seperti sego liwet, lontong opor ayam sambal goreng, bakso dan es cincau.
Menurut Febri dengan adanya kegiatan dari organisasi umum di dalam keraton menimbulkan multiplayer efek yang bergerak.
“Ada perputaran ekonomi dan pelestarian budaya adalah kewajiban dan tugas semua masyarakat yang merasa menjadi bagian NKRI,” pungkas Febri.









