Wamen Kesehatan RI Sebut 10.436 Puskesmas di Indonesia Butuh Tenaga Kesehatan Lengkap

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Wakil Menteri Kesehatan RI Prof., dr., Dante Saksono Harbuwono, menyampaikan puluhan ribu Puskesmas di Indonesia masih kekurangan tenaga kesehatan spesifikasi khusus.

Prof. Dante menyampaikan hal tersebut pada wisuda Politeknik Kesehatan Kemenkes Surakarta, Rabu (8/11/2023) di Edutorium KH. Ahmad Dahlan UMS.

“Saat ini terdapat 10.436 Puskesmas yang belum lengkap tenaga kesehatannya. Maka lulusan dari Poltekkes ini kami harapkan bisa andil dan berkontribusi bagi Puskesmas yang belum punya tenaga kesehatan,’ tandasnya.

Dante menyampaikan lulusan sekolah kesehatan berperan u<span;>ntuk pemenuhan tenaga kesehatan yang lengkap.

Dante juga mengungkapkan bahwa Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan yang ada di Surakarta ini bukan Politeknik biasa. Karena memiliki prodi khusus yang hanya ada di Surakarta. Selain itu, Polkesta merupakan salah satu Politeknik terbaik di Indonesia.

“Seperti Program studi (Prodi) Okupasi Terapi, Terapi Wicara dan Bahasa, Ortotik dan Prostetik, dan Akupuntur, yang di tempat lain tidak ada,” tambahnya.

Menurutnya, apa yang sudah dijalankan oleh Polkesta ini turut memberikan sumbangsih kepada tenaga kesehatan yang ada di Indonesia, yang prodi-prodi tersebut tidak ada di tempat lain.

“Nanti akan kita replikasi juga di tempat lain, agar di tempat lain dapat memiliki prodi yang baik seperti Polkesta ini,” tegasnya.

“3 masalah utama tenaga kesehatan, yang pertama adalah masalah jumlah tenaga kesahatan kita belum cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia. Juga terkait pemerataan itu masih ada gap antara daerah perkotaan dan daerah tertinggal atau terpencil. Ketiga, dilihat dari kualitas tenaga kesehatan,” papar Wamen Kesehatan RI itu.

Direktur Polkesta, Sudiro, menyampaikan Polkesta memiliki 10 jurusan, 20 program studi, dengan jumlah mahasiswa 5.852. Pada tahun 2023, berbagai prestasi baik akademik maupun non akademik telah diraih dalam upaya mendidik tenaga kesehatan yang berkualitas.

“Laporan jumlah wisudawan Periode II tahun 2023 ini berdasarkan SK Direktur No: HK. 02.03/F.XXV/7096/2023, berjumlah 1.645 wisudan/ti dari 20 program studi yang ada di Polkesta dengan rincian: 248 orang dari Profesi; 483 orang Sarjana Terapan Kesehatan, 814 orang Diploma III,” jelas Sudiro.

Acara tersebut dimeriahkan dengan berbagai penampilan dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Polkesta, mulai dari penampilan tari-tarian, paduan suara, maupun lagu persembahan dari wisudawan.

Pembacaan naskah pelantikan dipandu oleh Wakil Menteri Kesehatan RI, dilanjutkan dengan penandatanganan naskah sumpah.

Seluruh sivitas akademika Polkesta, tambahnya, mengucapkan selamat dan berharap ilmu yang diperolah wisudawan dapat berkontribusi dalam mendukung program transformasi kesehatan di Indonesia.

“Dengan semangat dan keyakinan yang bulat Polkesta terus berkomitmen untuk melahirkan lulusan tenaga kesehatan yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan di dunia professional kesehatan,” tuturnya.